konsep dasar geografi
PENGETAHUAN UMUM

10 Contoh Lengkap Konsep Dasar Geografi yang Mudah Dipahami

Geografi sendiri merupakan ilmu pengetahuan yang menjelaskan serta mencitrakan berbagai sifat bumi, juga menganalisa semua gejala alam serta mempelajari corak kehidupan yang khas. Dalam Geografi, ada setidaknya 10 konsep dasar Geografi yang wajib kamu pahami. Apa sajakah itu?

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan kesepuluh konsep dasar tersebut yang merupakan landasan dalam pembelajaran segala sesuatu yang terjadi di atas bumi secara Geografis. Temukan semua konsep dasar tersebut di bawah ini dan pastikan kamu memahami semuanya, ya.

Pengertian Konsep Dasar Geografi Artinya

Pengertian Konsep Dasar Geografi Artinya
Source: Pixabay

Apa sih maksudnya konsep dasar dalam Geografi? Konsep ini merupakan sebuah gabungan dari 10 konsep berbeda yang tujuannya adalah untuk menjelaskan berbagai hal yang ada di bumi dilihat dari sudut pandang geografis.

Konsep dasar ini menjadi sebuah landasan atau dasar bagi sarana analisis serta pembelajaran yang dilakukan oleh praktisi geografis di lapangan serta di laboratorium. Aspek geografis secara umum dibagi menjadi 2: aspek sosial serta aspek fisik.

Aspek sosial lebih mencakup fenomena yang terjadi di atas bumi dan masih berkaitan dengan hidup manusia, misalnya pergerakan penduduk atau perekonomian. Sedangkan aspek fisik lebih banyak membahas tentang makhluk hidup, wilayah, dan lingkungan.

Baca Juga: 2 Jenis Kerangka Konsep Penelitian (Kuantitatif dan Kualitatif)

Manfaat Konsep Dasar Geografi

Manfaat Konsep Dasar Geografi
Source: Pixabay

Konsep dasar dalam ilmu Geografi bukannya tidak memiliki manfaat. Ada banyak hal yang bisa dilakukan berkat konsep dasar tersebut. Apa saja manfaat adanya konsep dasar dalam Geografi?

  • Membantu mempermudah para praktisi geografis dalam menganalisa fenomena yang terjadi secara geografis.
  • Mempermudah pelaku analisa dalam menstruktur berbagai kajian yang nantinya akan dibuat.
  • Membantu pelaku analisa untuk mengaitkan aspek non spasial dengan aspek spasial dengan adanya konsep dasar Geografi.

Jenis 10 Konsep Dasar Geografi Lengkap dan Contohnya

Jenis 10 Konsep Dasar Geografi Lengkap dan Contohnya
Source: Pixabay

Tanpa basa-basi lagi, perhatikan kesepuluh konsep dasar dalam ilmu Geografi di bawah ini termasuk contohnya. Pastikan kamu benar-benar paham, ya, soalnya konsep dasar ini benar-benar penting buat kamu yang ingin mendalami ilmu Geografi.

1. Konsep Lokasi

Merupakan konsep yang merujuk pada posisi atau letak suatu objek di muka bumi. Konsep ini dibagi menjadi lokasi relatif dan lokasi absolut. Lokasi relatif adalah letak sebuah tempat yang dilihat dari daerah lainnya yang berada di dekat atau di sekitar lokasi tersebut.

Contoh lokasi relatif adalah sewaktu kamu memberi tahu letak rumahmu kepada salah satu teman. Kamu bisa menggunakan istilah seperti lurus saja, belok kanan di depan masjid. Sewaktu masjid tersebut dipugar, lokasi rumahmu jadi lebih sulit untuk ditemukan, bukan?

Sedangkan lokasi absolut adalah letak sebuah daerah yang dilihat dari posisi bujur serta lintang tempat tersebut. Itulah sebabnya dinamai lokasi absolut, karena lokasi ini tidak akan berubah. Contohnya adalah letak Indonesia secara astronomis yaitu 6°LU-11°LS, dan 95°BT-141°BT.

Cara membaca lokasi astronomis Indonesia adalah 6 derajat lintang utara hingga 11 derajat lintang selatan dan 95 derajat bujur timur hingga 141 derajat bujur timur.

2. Konsep Keterjangkauan

Konsep keterjangkauan adalah konsep yang merujuk pada sulit atau mudahnya suatu lokasi untuk diakses dari suatu lokasi yang lain. Biasanya aspek yang diteliti dari konsep keterjangkauan merupakan kondisi topografi, bentang alam, serta sarana transportasi yang bisa digunakan.

Contoh konsep keterjangkauan yaitu Labuan Bajo. Tadinya untuk bisa menuju ke Labuan Bajo tidaklah mudah padahal wilayah ini adalah destinasi wisata dunia. Tapi sekarang sudah ada bandara di Labuan Bajo, yang memudahkan wisatawan untuk menuju ke sana.

3. Konsep Jarak

Adalah sebuah konsep yang merujuk pada suatu satuan ukuran yang digunakan antara dua lokasi atau tempat di muka bumi. Konsep ini juga dibedakan menjadi jarak relatif dan jarak absolut. Apa bedanya? Jarak relatif bisa diukur dengan menggunakan satuan waktu.

Satuan waktu yang digunakan dalam jarak relatif antara lain adalah detik, menit, jam, dan hari. Sedangkan jarak absolut merupakan jarak geometrik yang menggunakan kilometer atau meter sebagai satuan pengukurannya.

Contoh jarak relatif yaitu dari Surabaya ke Jakarta perlu waktu 3 jam menggunakan pesawat atau 15 jam menggunakan kereta. Sedangkan contoh jarak absolut yaitu jarak Bandung dan Jakarta adalah 300 kilometer.

4. Konsep Pola

Konsep dasar Geografi yang satu ini memiliki kaitan erat dengan bentuk, persebaran fenomena, dan susunan, baik secara sosial maupun alamiah di muka bumi. Salah satu contoh konsep pola adalah pembangunan pemukiman penduduk yang mengikuti jalan atau ribbon development.

Selain itu, ada pula pola pembangunan untuk garis pertahanan. Pola ini selalu mengikuti batas geografis atau batas nasional. Misalnya Tembok Besar China atau garis maginot yang ada di Perancis.

5. Konsep Aglomerasi

Konsep aglomerasi memiliki kaitan yang kuat dengan pemusatan semua aktivitas yang terjadi di suatu wilayah tertentu. Salah satu contohnya adalah pengelompokan sebuah kawasan industri yang terpisah dari kawasan pemukiman penduduk.

Contoh lain dari konsep aglomerasi yaitu urbanisasi yang adalah pergerakan manusia dengan tujuan tinggal Bersama secara memusat biasanya di daerah perkotaan.

6. Konsep Morfologi

Konsep ini berkaitan dengan bentuk muka bumi yang memiliki keanekaragaman. Keanekaragaman tersebut disebabkan oleh adanya tenaga geologi. Contoh konsep morfologi adalah Kota Surabaya yang letaknya lebih rendah dibandingkan dengan Kota Malang di dataran yang lebih tinggi.

7. Konsep Nilai Guna

Nilai guna atau nilai kegunaan memiliki fungsi utama untuk menganalisis suatu potensi atau manfaat, yang disediakan oleh sebuah wilayah di permukaan bumi kepada makhluk hidup yang tinggal di atasnya.

Nilai kegunaan atau nilai guna memiliki sifat yang relatif. Dataran tinggi misalnya dimanfaatkan sebagai daerah perkebunan dan perladangan, tidak cocok untuk membudidayakan ikan tangkap.

Sementara daerah pantai bisa digunakan sebagai daerah wisata atau daerah perdagangan, dan kurang cocok untuk digunakan sebagai wilayah pertanian.

8. Konsep Diferensiasi Daerah atau Area

Konsep diferensiasi menunjukkan perbedaan antar wilayah dalam hal karakteristik, seperti kependudukan, bentang alam, perekonomian, dan pembangunan. Sebagai contoh, warga di daerah pantai biasanya memiliki mata pencaharian sebagai nelayan.

9. Konsep Interdependensi dan Interaksi

Konsep dasar Geografi ini menjelaskan mengenai interaksi yang terjadi di beberapa wilayah yang memiliki hubungan ketergantungan. Misalnya, daerah perkotaan memerlukan bahan pangan yang berasal dari desa.

Sebaliknya, masyarakat di desa juga memerlukan berbagai hasil industri yang berasal dari kota, untuk mempermudah mereka dalam menggarap lahan dan menghasilkan berbagai bahan pangan.

Baca Juga: 3 Kunci Ampuh Metode Belajar Data (untuk Jadi Data Analyst dan Data Scientist)

10. Konsep Keterkaitan Ruangan

Konsep keterkaitan ruang menjelaskan bahwa apa yang terjadi di suatu wilayah tertentu, mungkin disebabkan oleh suatu aktivitas yang dilakukan di wilayah yang lain. Misalnya, banjir di yang melanda Jakarta mungkin berkaitan dengan alih fungsi lahan yang ada di hulu seperti Bogor.

Nggak sulit, kan mempelajari dan memahami konsep dasar Geografi beserta contohnya? Konsep dasar tersebut merupakan ilmu dasar yang wajib dipahami sebelum kamu mempelajari ilmu lain dalam Geografi. Tanpa mempelajari konsep dasar tersebut, kamu pasti kesulitan mempelajari konsep lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: