2 Jenis-Jenis Penelitian Beserta Metode Lengkapnya 

Jenis jenis Penelitian – Apa sih tujuannya dilakukan penelitian sosial? Alasannya adalah karena teori ilmu sosial selalu berkembang seraya waktu berlalu dan perkembangan manusia. Apa saja jenis-jenis penelitian yang bisa dilakukan untuk melihat apakah suatu teori sosial perlu dikembangkan atau masih relevan?

Ada 2 jenis dari penelitian sosial yang bisa kamu lakukan untuk mencari jawaban dari suatu masalah atau gejala sosial. Penelitian membantu untuk menerapkan berbagai materi yang sudah kamu pelajari ke kehidupan nyata, serta mengenali berbagai pola yang ada di masyarakat.

Syarat Syarat Penelitian

Syarat Syarat Penelitian
Source: Pixabay

Penelitian sosial biasanya menggunakan 2 metode yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Kedua metode tersebut harus merujuk ke 3 pokok penting yaitu pendekatan sebagai rancangan penelitian, pendekatan untuk mendapatkan data, serta proses pengolahan atau analisis data.

Sebelum mulai memahami kedua jenis atau metode yang digunakan untuk melakukan penelitian sosial, kamu perlu tahu persyaratan penelitian terlebih dahulu. Penelitian apapun yang kamu lakukan harus memenuhi persyaratan di bawah ini:

1. Sistematis

Penelitian yang sistematis adalah yang dilakukan berdasarkan suatu pola tertentu supaya efisiensi dan efektivitasnya bisa dirasakan selama penelitian. Sebuah penelitian biasanya merujuk ke sebuah konsep atau teori, pastikan teori itu berlaku hanya di situasi tertentu saja.

Kamu juga harus melihat kalau topik penelitian yang dipilih sudah sesuai dengan satu teori yang nantinya digunakan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena sedikit saja terdapat perbedaan pola, hasil yang kamu dapatkan akan benar-benar berbeda.

2. Terencana

Kamu wajib merencanakan penelitian sekaligus dengan metode yang akan kamu gunakan. Pada awal penelitian kamu perlu mempunyai asumsi atau hipotesis hasil penelitian yang memiliki kaitan erat dengan konsep dan teori yang kamu gunakan.

Teori sosial yang berlaku hanya pada situasi tertentu mengharuskan kamu untuk menentukan suatu metode penelitian yang terencana dan disesuaikan dengan teori sosial.

3. Sesuai Prosedur Ilmiah

Syarat terakhir yang harus kamu tahu sebelum mempelajari jenis-jenis penelitian adalah mengikuti prosedur berdasarkan metode yang kamu pilih. Setiap topik penelitian mempunyai metode yang berbeda agar bisa memberikan hasil terbaik.

Ada suatu topik yang cocok untuk penelitian dengan pendekatan kuantitatif serta penggunaan survei. Ada topik yang jauh lebih baik jika ditelaah dengan memanfaatkan metode wawancara dan pendekatan kualitatif.

Karena tidak semua topik bisa menggunakan satu saja jenis penelitian, kamu perlu mempelajari keduanya agar kamu siap untuk menggunakan jenis penelitian yang cocok dengan suatu topik tertentu dan menggunakan jenis penelitian lain untuk topik sosial yang lain.

Baca Juga: 4 Jenis Jenis dan 8 Manfaat Komunikasi di Kehidupan Sehari-Hari

Jenis-Jenis Penelitian dan Contohnya

Jenis-Jenis Penelitian dan Contohnya
Source: Pixabay

Sekarang kamu sudah siap untuk mengenal kedua jenis penelitian yang ada dengan lebih dalam. Pertama-tama, pelajari tentang penelitian kuantitatif terlebih dahulu lalu lanjutkan dengan penelitian kualitatif, ya.

1. Jenis Penelitian Kuantitatif

Penelitian jenis ini akan menerjemahkan suatu data yang ada menjadi angka agar bisa menganalisis hasilnya. Penelitian kuantitatif bisa bersifat korelasi, deskriptif, dan asosiatif, semua didasarkan pada hubungan antarvariabelnya.

a. Penelitian Deskriptif

Penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif pada umumnya mengukur tingkat dari suatu variabel hanya pada sampel atau populasi.

b. Penelitian Korelasi

Penelitian asosiatif dan korelasi akan melihat hubungan yang ada antara beberapa variabel. Kemudian penelitian kuantitatif yang bersifat korelasi akan menunjukkan hubungan yang terjalin.

c. Penelitian Asosiatif

Sedangkan penelitian kuantitatif asosiatif akan berupaya untuk mencari adanya hubungan sebab dan akibat di antara beberapa variabel yang terkait.

Metode yang paling sering digunakan dalam jenis-jenis penelitian kuantitatif adalah metode survei dan metode eksperimen. Perhatikan kedua metode di bawah ini dengan saksama kalau kamu berencana untuk melakukan penelitian kuantitatif:

d. Metode Eksperimen

Metode ini dipilih oleh peneliti yang ingin mengetahui evaluasi atau hasil dari suatu perlakuan khusus pada kelompok masyarakat. Metode ini biasanya melibatkan lebih dari satu kelompok. Kelompok pertama akan mendapatkan perlakuan sedangkan kelompok lain tanpa perlakuan.

Jika efek atau dampak yang didapatkan oleh semua kelompok hampir sama, berarti perlakuan yang diberikan tidak efektif. Kalau kedua kelompok menunjukkan dampak atau hasil yang sangat berbeda, artinya perlakuan yang diberikan sangat efektif.

e. Metode Survei

Metode survei digunakan jika peneliti berniat untuk mengetahui perilaku, pendapat, atau tren yang ada di masyarakat. Peneliti akan menguji sampel yang didapatkan dari masyarakat. Data yang didapatkan dari kuesioner atau wawancara akan diolah serta digeneralisasikan.

Kalau kamu berencana untuk melakukan penelitian kuantitatif, pilih salah satu metode di atas yang paling sesuai dengan tujuan penelitian sosial kamu. Lakukan penelitian dengan serius karena penelitian kuantitatif sangat mementingkan jumlah atau angka.

2. Jenis Penelitian Kualitatif

Jenis jenis Penelitian
Source: Pixabay

Tidak seperti penelitian kuantitatif, jenis-jenis penelitian kualitatif tidak mementingkan angka. Selain itu, penelitian jenis ini juga memiliki cakupan yang lebih sempit tapi dilakukan dengan lebih mendalam. Metode yang digunakan adalah grounded, fenomenologi, naratif, dan studi kasus.

a. Penelitian Naratif

Metode penelitian naratif dilakukan jika peneliti ingin menjelaskan kehidupan kelompok atau individu yang ditelitinya. Hasil penelitian akan disampaikan secara kronologis dan tentunya naratif. Narasi juga biasanya dikombinasikan dengan sudut pandang atau perspektif peneliti.

b. Metode Fenomenologi

Sedangkan penelitian fenomenologi digunakan oleh peneliti, yang ingin memahami sebuah fenomena dari sisi kelompok atau individu yang mengalaminya. Penelitian ini memiliki desain yang berkaitan dengan ilmu psikologi dan filsafat serta terkadang studi sosiologi.

c. Penelitian Grounded

Biasanya digunakan oleh para peneliti yang mempelajari ilmu sosiologi. Metode ini mengharuskan peneliti untuk membuat sebuah deskripsi yang merupakan teori tentang tindakan, interaksi, atau proses murni dari semua partisipan.

Sewaktu peneliti turun ke lapangan mengumpulkan data, perspektif dan teori lain harus dilupakan. Proses riset metode ini mencakup mengumpulkan data serta menerapkan strategi Ketika mengkategorikan data atau informasi yang sudah terkumpul.

d. Metode Etnografi

Metode ini akan digunakan jika peneliti berniat untuk mendalami tindakan sosial, bahasa, serta pola perilaku suatu komunitas atau kelompok tertentu dalam suatu jangka waktu tertentu. Teknik yang digunakan dalam metode ini antara lain adalah wawancara dan pengamatan.

e. Penelitian Studi Kasus

Metode terakhir dalam jenis-jenis penelitian kualitatif adalah studi kasus yang diterapkan sewaktu ingin menyelidiki serta menganalisa sebuah kasus dari banyak perspektif dan secara mendalam.

Kasus yang biasanya diteliti adalah aktivitas, peristiwa, proses, atau program yang melibatkan kelompok maupun individu. Sebuah kasus pada umumnya terjadi di tempat dan waktu tertentu, jadi pengumpulan data juga akan dilakukan di periode waktu tersebut.

Baca Juga: 3 Jenis Utama Konjungsi Penerang Lengkap Beserta Contohnya

Sudahkah kamu tentukan jenis penelitian mana yang akan kamu lakukan? Kalau sudah, metode apakah yang paling cocok dengan tujuan atau topik penelitian kamu? Apapun jenis penelitian dan metode yang digunakan, jangan lupa untuk selalu mengikuti ketiga syarat yang sudah ditentukan, ya!

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: