infrastruktur jaringan
TEKNOLOGI

5 Peran Administrasi Infrastruktur Jaringan beserta Contoh dan Software

Jaringan internet tidak bisa bekerja tanpa adanya pilot yang mengendalikannya. Dari sinilah dibutuhkan administrasi infrastruktur jaringan yang mengatur dan melakukan konfigurasi perangkat jaringan hingga layanan jaringan lainnya.

Sistem yang digunakan untuk mengatur dan melakukan konfigurasi ini tidak bisa sembarangan karena menggunakan sistem jaringan khusus, yaitu SwitchOS dan RouterOS. Seseorang yang bekerja di balik administrasi ini harus mengerti flow sebuah jaringan.

Butuh waktu yang tidak sebentar untuk bisa menguasai administrasi infrastruktur ini, karena banyak materi pelajaran yang harus dipelajari. Di sisi lain juga membutuhkan latihan memahami jaringan yang lebih baik untuk menemukan solusi permasalahan ketika terjadi masalah.

Pengertian Administrasi Infrastruktur Jaringan

Pengertian Administrasi Infrastruktur Jaringan
Source: Unsplash

Disebut sebagai administrasi karena ilmu ini mempelajari tentang bagaimana melakukan konfigurasi, mengatur dan melakukan manajemen perangkat jaringan. Singkatnya, orang yang bertugas sebagai administrasi memiliki tanggung jawab memelihara perangkat jaringan dan kelompoknya.

Tugas yang dilakukan ini tidak semua orang bisa mengingat pengerjaannya menggunakan OS khusus jaringan. Adanya administrasi infrastruktur ini sangat penting melayani kebutuhan pengguna, mulai dari jaringan internet, firewall, dan kebutuhan lain yang berhubungan dengan internet.

Baca Juga : 6 Macam Macam Perangkat Jaringan Komputer

Manfaat dan Fungsi Administrasi Infrastruktur Jaringan

Manfaat dan Fungsi Administrasi Infrastruktur Jaringan
Source: Unsplash

5 manfaat / fungsi dari administrasi infrastruktur jaringan, sebagai berikut:

1. Melindungi Jaringan

Adanya admin jaringan akan bermanfaat dalam melindungi jaringan komputer. Di sini admin bertugas memastikan bahwa jaringan tersebut aman dan dapat digunakan bagi siapa saja yang membutuhkan. Selain keamanan jaringan, admin juga menjaga keamanan komputer.

Komputer atau perangkat yang digunakan harus aman dan terlindungi dari virus maupun malware berbahaya. Menggunakan antivirus menjadi salah satu upaya untuk membantu keamanan komputer, namun harus menggunakannya secara tepat dan tetap memantau kondisinya.

2. Melakukan Update Berkala

Update atau pembaruan menjadi tanggung jawab seorang administrator dan ini akan memberikan manfaat yang besar. Adapun update yang dimaksud di sini mencakup update perangkat lunak dan keras dari jaringan tersebut, tentunya harus dilakukan secara berkala.

Pembaruan perangkat harus menyesuaikan dengan kondisinya. Sebagai contoh, penyimpanan dari perangkat jaringan tersebut hampir penuh, maka harus menggantinya dengan kapasitas yang lebih besar. Proses update ini bisa mempengaruhi hal lain, sehingga biasanya terjadi maintenance.

3. Mengatasi Troubleshooting

Sebuah jaringan tentunya akan selalu punya masalah atau troubleshooting dalam jangka waktu tertentu. Di sinilah manfaat adanya seorang administrator karena akan memperbaiki masalah yang terjadi. Proses penanganannya bisa cepat atau lama tergantung dari masalah yang muncul.

Namun, biasanya kasus troubleshooting ini terjadi karena ada masalah pada gangguan internet. Ada juga yang disebabkan karena ada kerusakan pada komponen komputer tersebut. Maka dari itu, seorang admin harus memiliki kemampuan jaringan yang lebih luas dibandingkan yang lainnya.

4. Melakukan Manajemen Backup

Manfaat selanjutnya dari seorang administrasi jaringan adalah rutin melakukan manajemen backup file server. Tujuan backup ini tidak lain adalah untuk berjaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kerusakan data, bencana alam, dan sebagainya.

Dengan adanya file cadangan ini tentu akan sangat membantu banyak orang. Admin tinggal melakukan restore atau mengembalikan data yang hilang dari file yang telah dibackup sebelumnya. Lamanya proses restore tergantung dari ukuran file tersebut.

5. Mengendalikan User Account

Adapun mengendalikan yang dimaksudkan di sini adalah administrasi infrastruktur jaringan akan membuat dan mengatur user account. Umumnya user di sini akan terbagi menjadi dua macam, yaitu local user account dan domain user account.

Tipe pertama adalah account yang ada di setiap komputer dan hanya bisa digunakan untuk login di komputer yang digunakan untuk membuat account tersebut pertama kali. Sedangkan domain account adalah account yang digunakan untuk login ke jaringan mana saja selama memiliki hak login.

Baca Juga: Contoh Alamat Email Lengkap Dengan Penjelasannya

Contoh/Jenis Alat Administrasi Infrastruktur Jaringan

administrasi infrastruktur jaringan menggunakan berbagai jenis alat dalam pengerjaannya, ada 8 jenis alat yag digunakan sebagai berikut:

1. Kartu Nirkabel

kartu nirkabel
Source: Aliexpress

Perangkat satu ini bisa berguna untuk siapa saja yang ingin mengakses jaringan. Ini karena kartu nirkabel bisa digunakan untuk mengakses jaringan tanpa menggunakan kabel sekalipun. Kartu nirkabel ini tidak hanya digunakan untuk satu orang saja, namun anggota lainnya juga bisa.

2. Router

Router
Source: Google

Router difungsikan sebagai perangkat yang menghubungkan jaringan satu dengan yang lainnya. Keberadaan router ini akan membantu user atau anggota yang ingin mengakses jaringan tertentu, contohnya ketika ingin mengakses situs database perusahaan.

3. Hub

HUB
Source: Google

Alat satu ini difungsikan untuk mengubah sinyal transfer yang berasal dari jaringan. Dapat diterjemahkan sebagai penghubung antara dua komputer atau lebih. Hub ini akan membantu pekerjaan menjadi lebih mudah, terutama yang membutuhkan media pengubah sinyal transfer.

4. LAN

Kabel LAN
Source: Google

Selanjutnya ada LAN yang fungsinya tidak jauh berbeda dari perangkat administrasi jaringan lainnya. LAN memiliki fungsi utama untuk menghubungkan dua komputer atau lebih, hanya saja kali ini menggunakan kabel jaringan khusus.

5. Switch

switch
Source: Google

Kegunaan switch sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hub, namun lebih baik switch karena berguna untuk membantu pemecahan masalah. Contohnya jika terjadi tabrakan data satu dengan yang lainnya. Switch juga berfungsi untuk meningkatkan kecepatan transfer jaringan.

6. Repeater

repeater
Source: Google

Repeater pada perangkat jaringan administrasi berguna untuk mempermudah pekerjaan kamu. Dalam hal ini repeater akan bekerja untuk memperluas jangkauan sinyal WLAN yang berasal dari server. Ini berarti suatu perangkat bisa terhubung ke perangkat lainnya.

7. Kabel Jaringan

kabel jaringan
Source: Google

Sesuai dengan namanya, perangkat satu ini digunakan untuk transmisi. Umumnya kabel jaringan akan digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya. Tujuannya adalah untuk mempermudah dalam hal pertukaran data.

8. Jalur Akses

jalur akses jaringan dengan transceiver dan antena
Source: Aliexpress

Umumnya jalur akses terdiri atas transceiver dan antena. Kedua alat ini digunakan untuk menerima sinyal yang berasal dari client. Kamu juga bisa memanfaatkannya untuk mengirim sinyal ke client. Adanya jalur akses ini akan memudahkan terhubungnya ke jaringan LAN.

Baca Juga: 9 Contoh Perintah Dasar Linux untuk Pemula beserta Manfaat dan Tipsnya

Software yang Digunakan Infrastruktur Jaringan

1. Scanner Angry IP

Scanner Angry IP
Source: Google

Scanner atau pemindai IP digunakan untuk mengelola serta memelihara sebuah jaringan. Dengan melakukan pemindaian dan hal-hal yang mendukung jaringan, maka akan memperlancar suatu jaringan. Jaringan akan bekerja sesuai dengan IP masing-masing yang saling terhubung.

2. Dude

dude network
Source: Google

Software satu ini mungkin masih asing bagi beberapa orang, namun tidak bagi seorang administrator jaringan. Dude menjadi aplikasi yang digunakan untuk melakukan pemantauan jaringan. Selain melakukan pemantauan, software ini juga didukung protokol jaringan lainnya.

3. Network View / Tampilan Jaringan 

Network View
Source: Google

Tampilan jaringan atau yang dikenal sebagai network view merupakan bagian dari perangkat lunak. Kegunaan dari perangkat ini adalah untuk melihat dan mengetahui komputer yang terhubung dengan jaringan komputer lainnya. Intinya adalah bisa mengetahui komputer maka yang saling terhubung.

4. Nmap

nmap
Source: Google

Software terakhir yang tidak kalah penting adalah Nmap yang berguna untuk memindai keamanan. Nmap dikembangkan oleh Lyon atau Vaskovich beberapa tahun silam. Kamu bisa menggunakan software ini di beberapa OS, seperti Windows, Mac OS X, Solaris, dan Linux.

Nmap juga kompatibel dengan Amigos dan BSD. Pada dasarnya, software satu ini terbagi menjadi dua versi, yaitu versi baris perintah dan GUI. Baik GUI atau baris perintah, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Seorang administrasi infrastruktur jaringan memang memiliki tugas yang menantang dan berbeda dari yang lainnya. Kamu perlu mempelajari hal-hal teknis ataupun non teknis jika ingin menjadi seorang administrator yang handal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: