Jenis jenis tata letak / layout Keyboard
TEKNOLOGI

8 Jenis Tata letak / Layout Pada Keyboard

Jenis tata letak keyboard QWERTY merupakan jenis yang hampir digunakan semua orang di dunia, karena sudah menjadi standarisasi internasional dalam pengetikan.

Tapi tahukah kamu ternyata ada banyak jenis-jenis tata letak keyboard selain QWERTY diantaranya ada AZERTY, BEPO, QWERTZ, PLOVER, COLEMAK, DVORAK, dan masih banyak jenis lainnya.

dari sekian banyak jenis tata letak keyboard, masing-masing memiliki fungsi masing masing baik itu karena perbedaan bahasa, atau lainnya. Untuk itu saya akan membahas 8 jenis tata letak keyboard yang bisa kita gunakan atau sekedar informasi.

Jenis Jenis Keyboard Berdasarkan Layouts / Tata Letaknya

Berikut 8 jenis tata letak / layout pada keyboard beserta penjelasannya.

1. Jenis Layout QWERTY

Jenis Keyboar QWERTY

Keyboard Qwerty adalah  salah satu jenis tata letak / layout pada keyboard, tata letak ini pertama kali dirancang oleh seorang editor pencetak surat kabar bernama Christopher Latham Sholes pada tahun 1870-an.

Kemudian setelah itu seseorang yang bernama E. Remington di tahun 1874 memperkenalkan mesin ketik /mesin tik pertama yang dibuat dengan tata letak / layout QWERTY.

Dinamakan QWERTY ialah karena huruf-huruf Q, W, E, R, T, dan Y pada mesin tik terletak secara baris berurutan di bagian atas kiri mesin, seperti keyboard fisik atau digital yang biasa kita gunakan hingga saat ini.

Selain itu tata letak / layout keyboard QWERTY menjadi populer hingga sekarang yaitu berkat keberhasilan mesin tiknya E. Remington, selain itu pada mesinnya juga memperkenalkan tombol shift  untuk huruf kecil dan huruf kapital.

Tata letak / Layout QWERTY dirancang dengan tujuan untuk mempercepat ketikan penggunanya, meskipun pada saat itu banyak sekali yang bertentangan. Selain itu qwerty juga dirancang karena dalam bahasa inggris ribuan kata bisa dieja menggunakan tangan kiri, sehingga lebih banyak kata yang bisa dieja oleh tangan kiri daripada tangan kanan.

2. Tata Letak AZERTY

tata letak AZERTY

Selain itu ada juga keyboard AZERTY yaitu tata letak pada pada mesin ketik atau papan tombol (keyboard) komputer yang dikhususkan untuk karakter Alfabet Latin.

Awal tata letak / layout AZERTY muncul di negara Prancis pada abad ke-19 akhir sebagai variasi tata letak lain pada mesin tik. Sebenarnya tata letak ini mirip dengan tata letak QWERZ yang ada di Jerman yang mana keduanya memeiliki model yang sama separti tata letak / layout QWERTY.

AZERTY digunakan di negara Prancis dan Belgia tapi keduanya memiliki variasi masing-masing pada tata letaknya.

Tata letak AZERTY dikhusus kan untuk mempermudah mengetik dalam bahasa Prancis, ia juga merupakan norma de facto pada keyboard / mesin tik.

Pada tahun 1976 bahasa Prancis telah diajukan untuk bisa menyesuaikan dengan tata letak QWERTY sebagai standar eksperimental (NF XP E55-060) oleh ANFOR. Sehingga ada adaptasi pada huruf A, Q, Z, dan W.

Baca Juga: Macam Macam Text Editor

3. Jenis Tata Letak COLEMAK

Jenis layout COLEMAK

COLEMAK adalah tata letak / layout pada keyboard atau mesin ketik yang dikhususkan untuk huruf skrip latin, dirancang dan dibuat oleh Shai Coleman pada tahun 2006.

Ia membuat tata letak colemak bertujuan supaya penggunanya bisa lebih efisien dalam mengetik dan juga nyaman, yang mana ia menempatkan huruf-huruf yang paling sering di baris beranda.

Posisi tata letak COLEMAK juga berbasis pada tata letak QWERTY, yang mengubah 17 tombol pada papan tombol namun tetap mempertahankan posisi QWERTY. Sehingga membuatnya lebih mudah untuk dipelajari dibandingkan dengan keyboard Dvorak.

Banyak sistem operasi yang sudah mendukung keyboard dengan layout COLEMAK diantaranya ada MacOS, Linux, Android, ChromeOS, dan BSD. Adapun untuk Windows tersedia program yang bisa diinstall.

4. Jenis Layout Dvorak

layout Dvorak

Dvorak adalah salah satu model tata letak / layout pada papan ketik yang dirancang oleh August Dvorak, seorang profesor di Univesity of Washington dan saudara iparnya bernama William Dealey pada tahun 1936.

Tata letak ini dirancang untuk bahasa inggris dan dirancang sebelum Qwerty. Meskipun begitu model Dvorak gagal menggantikan Qwerty yang dirancang setelahnya.

Dvorak juga sudah didukung diberbagai sistem operasi diantaranya Windows, MacOS, Linux, dan juga BSD, dan menjadi opsi lain di samping tata letak QWERTY.

Para pengguna Dvorak mengklaim bahwa tata letak ini lebih sedikit gerakan jari,  meningkatkan kecepatan ketik, mengurangi kesalahan. Lebih nyaman ketika digunakan sehingga mengurangi cedra regangan berulang.

5. Layout QWERTZ

jenis layout keyboard QWERTZ

Qwertz adalah tata letak papan ketik yang diadaptasi dari tata letak Qwerty, digunakan untuk skrip latin. Qwertz juga banyak digunakan di sebagian besar negara Eropa Tengah dan Balkan, yang mana banyak wilayah yang menggunakan bahasa Jerman.

Sebutan untuk papan ketik Qwertz adalah “Kezboard”, huruf “z” pada kata tersebut merupakan pembeda dari tata letak QWERTY yang mana posisi tombol Y dialihkan menjadi tombol Z.

Alasan perubahan tersebut karena huruf Z dalam bahasa jerman lebih umum dibandingkan huruf Y, dan huruf ini juga sering muncul dalam kata kata ejaan bahasa jerman.

Adapun untuk negara Belgia mesikupun berbahasa jerman, kebanyakan dari mereka menggunakan keyboard dengan tata letak Azerty.

6. Tata Letak BÉPO

jenis tata letak keyboard BEPO

BÉPO juga merupakan salah satu layout papan ketik yang di kembangkan oleh komunitas bernama BÉPO. Tata letak ini dioptimalkan untuk bahasa Peracis dan juga mendukung aksara latin dari Uni Eropa, Yunani, dan Esperanto.

BÉPO dirancang untuk memudahkan para programmer dalam mengetik dengan tata letak yang ergonomis yang diadaptasi dari Dvorak.

Pada tahun 2017, ANFOR (organisasi standarisasi Prancis) melakukan standarisasi lanjutan untuk tata letak BÉPO yang tetap marjinal dan perbaikan tata letak untuk AZERT tradisional.

Di tahun 2019, ANFOR menerbitkan norma untuk BÉPO dan peningkatan keyboard Azerty.

7. Layout PLOVER

layout PLOVER

PLOVER juga merupakan layout keyboard yang dirancang untuk keperluan dalam tulisan stenografi (yang kita kenal dengan tulisan resep dokter). Dengan adanya tata letak Plover seorang stenograf bisa mengetik sengan cepat.

Kecepatan mengetik pada keyboard Plover bisa mencapai 300 kata per menit bahkan lebih. Dua kali lipat dibandingkan dengan kecepatan dengan keyboard Dvorak yang mampu mengetik rata-rata 120 kata per menit.

Konsep yang digunakan Plover sama seperti memainkan chord pada piano, yang mana kita bisa menggunakan tombol sekaligus.

Baca Juga: Jenis Jenis Lampu

8. Jenis NEO

jenis tata letak keyboard NEO

Jenis tata letak papan ketik NEO dikembangkan pada tahun 2004, layout ini dirancang untuk penguna dalam bahasa jerman dan mempermudah para programer.

Tata letak / layout NEO memiliki 6 layer, setiap layer memiliki tatanan tombol yang berbeda.

Layer 1 = karakter latin,
Layer 2 = karakter latin Kapital dan tegak,
Layer 3 = karakter spesial untuk programman,
Layer 4 = simbol dan nomer,
Layer 5 = karakter yunani,
Layer 6 = simbol matematika dan huruf kapital dari karakter yunani.

Itulah jenis-jenis tata letak / layout pada keyboard yang mana sebenarnya masih banyak lagi seperti keyboard Turki, Jcuken, dan juga jenis-jenis layout lain yang dikhususkan untuk karakter latin.

Terimakasih.

2 Replies to 8 Jenis Tata letak / Layout Pada Keyboard

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: