Cara Menurunkan Berat Badan Terbaik dan Mudah

Berat badan yang berlebih atau bahkan obesitas umumnya bukan harapan seseorang. Tidak hanya membuat penampilan kurang prima, kesehatan Anda pun bisa terganggu apabila berat badan kurang ideal. Jika mengalami berat badan yang berlebih, Anda sebaiknya segera mencari cara menurunkan berat badan.

Berat badan ideal bisa memberikan sejumlah keuntungan, mulai dari rasa percaya diri yang meningkat juga stamina lebih prima. Berbagai risiko penyakit yang sulit ditanggulangi pun bisa diminimalkan jika Anda memiliki berat badan ideal.

Bahaya Berat Badan Berlebih

cara menurunkan berat badan

Mungkin masih banyak orang yang sibuk mencari cara menurunkan berat badan dengan alasan ingin tampil lebih ideal dengan berat badan yang berkurang. Hal tersebut tidak salah jika dijadikan motivasi untuk menguruskan badan. Namun, alangkah lebih baik jika motivasi Anda menurunkan berat badan juga didasari faktor kesehatan.

Berikut deretan penyakit serius yang siap mengintai jika berat badan berlebih.

1. Sleep Apnea

Sleep apnea merupakan kondisi ketika Anda tiba-tiba berhenti bernapas untuk beberapa saat ketika sedang tidur. Gangguan tidur yang satu ini terjadi karena darah dan oksigen yang kurang mengalir lancar di pembuluh akibat ada sumbatan lemak. Sleep apnea tidak bisa dipandang enteng sebab berisiko menimbulkan penyakit yang lebih parah, seperti stroke ataupun serangan jantung.

2. Penyakit Jantung

Jika berat badan sudah terlalu berlebih atau tergolong obesitas, bergegaslah mencari cara menguruskan badan. Ini karena berat badan terlebih tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Risiko ini muncul karena pada orang-orang yang berkelebihan berat badan cenderung memiliki lemak berlebih yang menciptakan kadar kolesterol berlebih. Jika kadar kolesterol jahat sudah tidak terkendali, aliran darah dari dan ke oksigen pun bisa tersumbat dan membuat Anda terkena penyakit jantung koroner.

3. Stroke

Selain risiko penyakit jantung, orang-orang yang berkelebihan berat badan juga memiliki risiko lebih besar terkena stroke. Ini masih berhubungan dengan timbunan lemak di pembuluh darah yang menghalangi jalan darah dan oksigen ke bagian-bagian tubuh yang membutuhkan. Apabila sumbatan lemak terdapat di jalur pembuluh darah dari dan ke otak, serangan stroke siap menerjang Anda.

4. Diabetes

Orang-orang dengan berat badan berlebih akan mudah mengalami peningkatan kadar gula darah yang signifikan hingga tergolong sebagai penderita diabetes. Kondisi tersebut terjadi karena kelebihan berat badan membuat kinerja hormon insulin menjadi terganggu dan tidak sensitif. Alhasil, kadar gula darah menjadi tidak terkendali.

5. Penyakit Hati

Kelebihan berat badan juga bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan hati ataupun empedu. Ini karena organ-organ tersebut bisa tertutup lemak. Gejala penderita masalah hati umumnya tampak simpel, seperti rasa lemas dan nyeri perut. Jangan biarkan kondisi tersebut sebab hati dan empedu sangat berperan dalam menyaring racun yang masuk ke tubuh.

6. Infertilitas

Kegemukan juga berisiko membuat Anda mengalami masalah kesuburan, baik pada pria maupun wanita. Lemak yang berlebih di tubuh bisa menyebabkan gangguan hormon. Tidak hanya itu, lemak yang berlebih bisa pula menutup jalur rahim sehingga pembuahan sulit terjadi.

7. Kanker

Berbagai jenis kanker juga lebih rentan dialami orang-orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan. Contoh kanker yang kerap menimpa orang gemuk antara lain kanker tiroid, kanker pankreas, kanker esofagus, juga kanker rahim. Penyebabnya adalah lemak berlebih membuat perubahan hormonal mudah terjadi dan memantik pertumbuhan sel-sel jahat.

Menghitung Berat Badan Ideal

Menghitung Berat badan

Bagaiman bisa mengetahui berat badan seseorang sudah ideal atau perlu mencari cara menguruskan badan? Ukuran tubuh tidak dapat menjadi penentu seseorang dikategorikan masuk ke berat badan berlebih atau tidak. Setidaknya untuk bisa menyatakan seseorang memiliki berat badan ideal maupun kelebihan atau kekurangan berat badan, ada dua rumus yang bisa dipakai.

1. Kalkulator BMI

BMI merupakan singkatan dari body mass index. Angka BMI yang normal berada pada kisaran 18,5-25. Jika lebih dari batas tersebut, Anda tergolong memiliki berat badan berlebih. Sebaliknya jika kurang dari 18,5; Anda bisa digolongkan memiliki berat badan kurang.

Rumus ini tidaklah terlalu sulit. Anda hanya perlu membagi berat badan Anda dengan tinggi badan. Hasil dari pembagian tersebut lalu dikuadratkan. Meskipun nilainya cukup akurat untuk melihat ideal tidaknya berat badan seseorang, rumus BMI baru bisa dilakukan pada orang-orang yang berusia 20 tahun.

2. Rumus Broca

Sesuai namanya, adalah Paul Broca yang menemukan rumus untuk mencari berat badan ideal seseorang. Cara penghitungan berat badan menurut Broca dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Ini karena pria dan wanita dinilai memiliki komposisi tubuh yang berbeda.

Rumus Broca untuk mencari berat badan ideal pria adalah tinggi badan (sentimeter) dikurangi 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 10 persen]. Sementara untuk wanita, rumus Broca yang berlaku adalah tinggi badan (sentimeter) – 100 – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 15 persen].

Cara Menurunkan Berat Badan

Langkah apa yang mesti Anda lakukan apabila berat badan Anda terukur tidak ideal dan masuk dalam kategori berlebih? Sebaiknya Anda segera mencari cara menguruskan badan yang sehat dan aman.

Berikut beberapa cara menurunkan berat badan yang sudah terbukti aman dan membuat Anda nyaman melakukannya.

1. Minum Air Putih

Meminum air putih nyatanya bisa menjadi cara menurunkan berat badan termudah yang bisa Anda lakukan. Anda hanya perlu mengonsumsi air sesuai kebutuhan harian antara 2,5—3 liter dalam sehari. Minum air secara cukup bisa mencegah dehidrasi yang kerap memicu rasa lapar pada seseorang. Namun, pastikan air yang Anda minum adalah air mineral yang tidak mengandung gula.

2. Perbanyak Asupan Serat

Serat menjadi nutrisi krusial dalam menguruskan badan. Makanan-makanan kaya serat dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama sehingga tidak tergoda mengonsumsi camilan. Kemampuan serat membuat kenyang lebih lama karena nutrisi ini memperlambat pencernaan sehingga lambung tidak cepat kosong. Anda bisa menemukan sumber serat dan berbagai jenis kacang-kacangan, sayur, dan buah. Mengonsumsi sereal gandum pada pagi hari pun bisa menjadi cara menurunkan berat badan yang bagus karena menu tersebut sangat kaya serat.

3. Perbanyak Frekuensi dan Kurangi Porsi

Diet yang baik bukanlah mengurangi jumlah asupan makanan secara ekstrem bahkan tidak makan seharian. Diet yang baik adalah yang tetap memenuhi kebutuhan energi harian, namun tidak menumpuk lemak dan gula.

Untuk hal ini, Anda tidak harus mengurangi frekuensi makan. Anda bahkan bisa memperbanyak frekuensi makan dalam sehari untuk berdiet, namun dengan porsi kecil-kecil. Frekuensi makanan utama yang banyak akan menghindarkan Anda dari aktivitas mengemil makanan maupun minuman manis.

4. Batasi Waktu Makan

Selama ini Anda sudah mengurangi porsi makan, namun berat badan masih sulit turun? Mungkin ada yang salah dengan waktu makan Anda. Jika sudah melewat pukul 7 malam, sebaiknya Anda tidak lagi mengonsumsi makanan apalagi yang mengandung gula. Ini karena pada jam-jam setelah itu, metabolisme tubuh mulai menurun untuk beristirahat sehingga membuat pembakaran lemak sulit dilakukan.

5. Olahraga Teratur

Olahraga tidak hanya mampu menjadi cara menurunkan berat badan. Olahraga bahkan bisa membantu Anda memiliki bentuk badan ideal. Dengan berolahraga, lemak pada tubuh yang tidak terpakai bisa dibakar sehingga menghindari penumpukan.

Tidak perlu olahraga yang berat, berjalan kaki tiap pagi ataupun bersepeda dengan durasi 30 menit dalam sehari pun bisa menjadi kegiatan yang ampuh untuk menguruskan badan. Namun, tentunya badan yang kurus tidak bisa Anda peroleh hanya dengan sekali berolahraga. Lakukan olahraga 3—5 dalam seminggu untuk hasil terbaik.

6. Tidur Cukup

Anda mesti disiplin untuk berisitirahat, khususnya pada malam hari, apabila ingin kurus. Begadang hanya akan membuat Anda merasa lapar pada larut malam dan akhirnya tergoda mengonsumsi berbagai makanan yang membuat berat badan meningkat. Rasa lapar pada saat kurang tidur disebabkan hormon leptin yang merangsang tubuh untuk mengolah makanan.

7. Kelola Stres

Setiap orang pasti sulit lepas dari stres, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengelolanya. Bagi Anda yang sedang mencari cara menurunkan berat badan, mengelola stres juga bisa menjadi jawaban.

Saat stres Anda terkelola dengan baik, produksi hormon kortisol bisa ditekan sehingga tidak mengganggu produksi hormon lain. Apabila produksi hormon lain terganggu, Anda akan merasa gelisah dan lapar sehingga berat badan rentan naik kembali.

Kesalahan saat Menguruskan Badan

Selain cara yang aman dan mudah di atas, belakangan muncul berbagai diet yang terlihat menakjubkan dalam menurunkan berat badan. Namun berhati-hatilah, kebanyakan diet yang populer saat ini justru mengandung kesalahan krusial yang bisa menyeret Anda ke masalah kesehatan lain.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan dalam menurunkan berat badan yang mesti Anda hindari.

1. Tidak Mengonsumsi Karbohidrat

Salah satu konsep diet yang sedang populer adalah tidak lagi mengonsumsi karbohidrat yang dianggap sebagai sumber gula yang membuat berat badan berlebih. Protein pun digadang-gadang menjadi pengganti karbohidrat. Padahal, kelebihan protein bisa menyebabkan asam amino yang menunmpuk sehingga membuat berat badan naik secara lebih signifikan dari waktu ke waktu.

2. Konsumsi Makanan Rendah Lemak

Lemak memang menjadi sumber kegemukan. Namun, lemak tetap diperlukan oleh tubuh. Pilihan untuk hanya mengonsumsi makanan rendah lemak sebagai cara menguruskan badan pun menjadi tidak tepat. Kebanyakan makanan rendah lemak mengandung gula tinggi yang juga menjadi akar masalah dari berat badan berlebih.

3. Pengurangan Kalori Ekstrem

Mengurangi kalori dinilai sebagai kunci untuk menurunkan berat badan. Hal ini tidak salah. Namun ingatlah, kalori tetap diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Apabila Anda mengurangi kalori secara ekstrem, Anda justru akan merasa lemas dan mudah sakit.

4. Olahraga Berlebihan

Melakukan olahraga lebih banyak mungkin bisa membakar kalori lebih banyak pula. Namun, ini juga akan mendorong Anda merasa lebih lapar dan makan dengan porsi yang lebih besar. Tidak hanya itu, olahraga berlebih juga berbahaya bagi kesehatan karena berisiko meningkatkan stres.

Daripada harus berhadapan dengan berbagai bahaya penyakit kronis akibat obesitas, tentu Anda lebih memilih cara menurunkan berat badan secara sehat, aman, dan mudah. Selain langkah preventif ini, Anda pun sebaiknya mempersiapkan asuransi kesehatan guna menghindari risiko penyakit yang tidak hanya datang dari masalah berat badan berlebih.

Perusahaan PFI Mega Life dapat menjadi penyedia asuransi terpercaya yang menyediakan kebutuhan akan asuransi kesehatan. Tidak sekadar asuransi kesehatan, PFI Mega Life juga menyediakan pilihan asuransi jiwa yang dibarengi dengan konsep investasi, seperti Mega Investa Link ataupun Mega Prima Link.

Mega Investa Link merupakan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi untuk memberikan perlindungan asuransi jiwa sekaligus kesempatan berinvestasi untuk memenuhi berbagai rencana Anda ke depan. Ketika menjadi peserta produk Mega Investa Link, Anda hanya perlu membayar premi satu kali.

Sementara itu, Mega Prima Link merupakan jenis asuransi jiwa yang juga dibarengi dengan investasi. Kelebihannya, Anda bisa menyertakan asuransi kesehatan pula untuk produk ini sehingga biaya kesehatan Anda ke depannya lebih terjamin.

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: