√ 7 Distro Linux Terbaik Yang Harus Kamu Coba di Tahun 2019

MX Linux merupakan distro pendatang baru yang masuk list pertama distro linux terbaik, dan sebelumnya distro-distro yang bertahan lama dan tidak tergeser di peringkat 5 besar yaitu Ubuntu, Debian, Mint, dan Manjaro.
Hal yang wajar bisa sampai ke peringkat pertama, karena bersifat open-source jadi setiap waktu tertentu para distributor meningkatkan performa distro-sdistro tersebut, mulai dari paket-paket yang disediakan atau pun tampilan yang menarik. Mungkin akan ada distro baru yang akan menduduki peringkat ke-1 dan menjadi Distro Linux Terbaik ditahun ini.

distro Terbaik tahun ini
Source : Pixabay

Di tahun ini distrowatch.com mendata di tabel halaman pertamanya, distro yang masuk peringkat kunjungan halaman terbanyak di situsnya. Dalam tabel tersebut memuat 1-100 distro watch yang masuk peringkat kunjungan terbanyak. MX Linux di peringkat pertama diikuti dengan distro-distro yang lainnya seperti Manjaro, Linux Mint, Debian, Ubuntu, Elementary OS, Solus, Fedora Deepin, Zorin, dan seterusnya.
PAda artikel kali ini saya akan membahas 7 distro linux terbaik dan terpopuler yang harus kamu coba:

1. MX Linux

distro MX Linux

Sejarah Singkat MX Linux

MX Linux merupakan turunan dari Debian dan pengembangan dari antiX, didistribusi tahun 2014 yang masih menggunakan nama antiX, dengan sistem Live USB, Build ISO, dan DVD.
Berubah nama menjadi Mx Linux oleh komunitas MEPIS di bulan Desember tahun 2016, dan merilis versi MX Linux beta.
Pertama kali distro ini rilis yaitu MX Linux 14 tanggal 25 Maret 2014, dan yang paling baru versi stabil yaitu 18 tanggal 20 Desember 2018. MX Linux 19 juga sudah keluar tapi masih versi beta.

Kelebihan MX Linux

  • Memiliki tampilan yang menarik dan tentunya lebih segar.
  • Memiliki ukuran sekitar 1,4 Gb yang di sediakan file unduhannya di internet secara gratis dengan sistem amd64 (64 bit) dan i386 (32 bit).
  • Menyediakan software bawaan seperti : Pemutar audio dan video, LibreOffice, GIMP (pengolah photo mirip photoshop untuk linux) dan Firefox Quantum 58.
  • Membutuhkan RAM 331 Mb untuk starup.
  • Merupakan OS yang ringan sehingga bisa dipasang untuk hardware dengan spek yang minim.

Kekurangan MX Linux

  • File ISOnya lebih besar dibandingkan antiX, meskipun ukurannya lebih besar tapi semua OS Linux terbilang sangat ringan.
  • dalam penggunaan RAM MX agak lebih berat dari antiX.
  • Panel menu agak aneh ditempatkan di samping kiri, tapi kita bisa mengubahnya.

Tampilan desktop MX Linux :

peringkat ke-1 distro linux terbaik
Source : Distrowatch

2. Manjaro

manjaro linux

Sejarah Singkat Linux Manjaro

Manjaro merupakan distro linux turunan Arch Linux dan memiliki repository sendiri, dan menggunakan paket pacman. Pada awal distribusi tahun 2012, manjaro merilis dalam versi beta, meskipun sudah memenuhi sistem elemen kunci yang final.
Distro ini rilis yaitu Manjaro 0.8.0 tanggal 21 Agustus 2012 dan yang terbaru yaitu Manjaro 18.1.0 yang sudah versi stabil.

Kelebihan Linux Manjaro

  • Cepat, Efisien, dan bisa diandalkan.
  • Software yang stabil (Blending Edge) dan mutakhir (Cutting Edge)
  • Memiliki ciri khas tampilan tersendiri, ramah pengguna, menarik dengan posisi panel menu dibawah horizontal.
  • Menyediakan software bawaan seperti : Pemutar video VLC, pemutar audio Audacious, Firefox, LibreOffice, GIMP, Thunar (file manager).
  • Merupakan OS yang ringan untuk Manjaro dengan DE (esktop Environment) XFCE, cocok untuk hardware dengan spek yang minim.
  • Rilis secara bergulir (rolling release) tidak perlu menginstall ulang sistem untuk meningkatkan versi yang lebih baru.
  • Memiliki repository sendiri, yang menyediakan paket-paket software yang stabil dan teruji.
  • Manjaro menyediakan
    Versi stabil yang resmi yaitu : KDE, XFCE, NET-Edition, dan Openbox.
    Versi Komunitas yaitu : MATE, Cinnamon, KDE, LXDE, dan E17.
  • Untuk spesifikasi hardware yaitu : 1 GB RAM, 30 GB ruang hardisk, Grafis dan monitor HD, dan 1GHz prosessoe.

Kekurangan Linux Manjaro

  • Hampir tidak ada, tapi menurut kami manjaro distro yang agak susah untuk beradaptasi, apalagi user windows yang mau pindah ke linux. Kami sarankan bagi yang baru mengenal linux untuk menggunakan Mint, atau Ubuntu.
  • Komunitas manjaro di indonesia masih kalah dengan jumlah komunitas ubuntu.

Tampilan desktop Manjaro :

peringkat ke-2 distro linux terbaik
Source : Distrowatch

3. Linux Mint

linux mint

Sejarah Singkat Linux Mint

Distro linux turunan dari Debian dan Ubuntu, distribusi pertama linux mint yaitu versi 1.0 dalam proyek Clement Lefecreve. Keunikan dari linux mint ini adalah di setiap versi memiliki sebuah nama misal di versi 1.0 bernama “Ada” dan seterusnya.
DIstro Linux Mint rilis mulai dari versi 1.0 “Ada” pada tanggal 27 Agustus 2016, hingga yang terbaru adalah versi 19.1 “Tessa” tanggal 19 Desember 2018.

Kelebihan Linux Mint

  • Memiliki tampilan yang user Friendly, tampilan yang cantik dan elegan serta tertata rapi.
  • Lengkap dengan banyak aplikasi mulai dari aplikasi perkantoran, multimedia, internet, dan aplikasi grafis.
  • Linux yang mudah untuk di pelajari karena berbasis ubuntu, dan termasuk distro untuk pemula.
  • Linux mint dirangcang untuk memudahkan pengguna agar bisa dipasang bersama OS lain, Dual boot atau Multi boot.
  • OS yang termasuk ringan untuk spek hardware yang minim.

Kekurangan Linux Mint

  • Mungkin aneh dengan hal-hal yang berbeda terbalik dengan windows bagi pengguna windows yang mau pindah atau bermigrasi ke linux.

Tampilan desktop Linux Mint :

peringkat ke-3 distro linux terbaik
Source : Distrowatch

4. Debian

linux Debian

Sejarah Singkat Debian

Distribusi pertama oleh proyek debian yaitu the Debian Constitution and the Social Contract, yang diperkenalkan oleh Ian Murdock. Di awal pendistribusian memulai dengan modifikasi SLS (Soft Linux System).
Proyeksi debian bertumbuh lambat, awal rilis versi 0.9x tahun 1994 dan 1995. Sama seperti cucunya Mint, debian juga menamai di setiap versinya.
Debian rilis pertama kali dengan debian versi 2.2 tanggal 5 November 2001 menggunakan distribusi linux sendiri tanpa SLS, dan yang terbaru dari Debian yaitu versi 10 tanggal 7Juli 2019.

Kelebihan Debian

  • Sistem paket program berbasis APT, seperti halnya Mint dan ubuntu.
  • Paket yang super stabil dan bukan state of the art, sudah teruji.
  • Tidak Komersial, dikembangkan oleh komunitas-komunitas dan sukarelawan di seluruh dunia.
  • Tampilan yang user-friendly dan mudah untuk dikustom, karena free software.
  • Tentunya semua os linux dirancang untuk spek hardware yang minim dan ringan, termasuk Debian.
  • Bisa berjalan di semua type/jenis hardware karena bersifat cross platform

Kekurangan Debian

  • Waktu rilis tidak menentu tergantung para penggembangnya, dan terasa lambat.
  • susah untuk dikonfigurasi saat pertama install.

Tampilan desktop debian :

peringkat ke-4 distro linux terbaik
Source : Distrowatch

5. Ubuntu

linux ubuntu

Sejarah Singkat Ubuntu

Pertama kali rilis secara umum tanggal 20 Oktober 2004 di bawah perusahaan Canonical, dan ubuntu rilis setiap 6 bulan sekali untuk masalah keamanan, pembaruan,atau bug. Setiap 2 tahun yaitu rilis versi LTS (Long Term Support).
Jadwal perilisan distro ubuntu yang terjadwal karena memiliki perusahaan sendiri, berbeda dengan distro debian jadwal rilisnya tidak menentu,.
Distro ubuntu pertama kali rilis dengan ubuntu versi ke 4.10 direview tanggal 16 Oktober 2004, dan yang terbaru yaitu versi 19.10 beta.
Baca juga: sejarah linux dimana didalamnya membahas tentang awal berdirinya linux, dan distro-distro linux yang bermunculan salah satunya Ubuntu.

Kelebihan Ubuntu

  • Open Source
  • Kebal virus, karena pada umumnya os linux kebal terhadap virus, dan ubuntu lebih unggul karena rutin untuk pembaruan sistem.
  • user-friendly dan tampilan yang segar.
  • Driver dan Softwarenya yang relatif lengkap.
  • Software center yang mumpuni
  • Paket yang lengkap APT dan Synptic
  • Ringan

Kelebihan Ubuntu

  • kurang cocok untuk bermain game, meskipun ada bawaan dari linux.
  • harus beradaptasi, bagi pengguna yang baru menggunakan ubuntu.

Tampilan desktop Ubuntu :

peringkat ke-5 distro linux terbaik
Source : Distrowatch

6. Elementary OS

linux elementary

Sejarah Singkat Elementary OS

Sama halnya dengan Linux Mint, Elementary OS merupakan distro turunan dari Debian dan Ubuntu. Keunikan dari Elementary OS ini yaitu memiliki tampilan yang elegan. Salah satuaplikasi bawaan yaitu Plank (seperti dock bar), mirip seperti dock bak milik MacOS.
Selain itu Elemtary juga menamai pada setap versi barunya dengan nama-nama yang unik. Sebelumnya Elementary juga pernah menjadi peringkat ke-1 sebagai distro linux terbaik.
Elementary OS pertama kali rilis pada tanggal 15 Oktober 2012 yaitu versi 0.2 yang bernama “Jupiter” beta, dan yang terbaru ialah versi 5.0 bernama “Juno” versi yang sudah stabil dirilis tanggal rilis 16 Oktober 2019.

Kelebihan Elementary OS

  • Tampilan yang elegan dan tetap ringan.
  • Banyak fitur-fitur yang keren di Elemantari OS
  • ciri khas dari Elemtary yaitu dock-bar yang keren dan elegan
  • ada fitur night light , dan kebanyakan semua turunan debian memiliki fitur ini, yaitu fungsinya sebagai menurunkan sinar biru dari cahaya laptop agar mata tidak cepat lelah.
  • Ukuran file yang bisa diunduh yaitu 1,4 GB, dan untuk hardware yang di sarankan yaitu : intel core i3, prosessor dual core 64bit, 4 GB RAM, 15 GB ruang kosong.

Kekurangan Elementary OS

  • Meskipun elegan dan keren tapi Elementary lebih berat daripada turunan ubuntu lainnya seperti Mint, tapi jiga di bandingkan dengan os selain linux ini termasuk ringan.

Tampilan desktop Elementary OS :

peringkat ke-6 distro linux terbaik
Source : Distrowatch

7. Solus

Solus Linux

Sejarah Singkat Solus

Nama sebelumya yaitu Evolve OS, didistribusi dari GNU / Linux, yang dikembangkan Ikey Doherty. Solus memiliki paket standar dalam pembaruan softwarenya yaitu Eopkg dan di kemas dengan alat yang diciptakan oleh proyek solus sendiri yaitu ykpg.
Solus memiliki slogan yaitu ‘Install today Update forever’ artinya ‘instal hari ini pembaruan selamanya’.
Distro Solus pertama kali rilis dengan versi pertamanya yaitu versi 1.0 beta, pada tanggal 26 Januari 2015 dan yang terbaru yaitu versi 4.0 stabil, tanggal 18 Maret 2019.

Kelebihan Solus

  • Berbasis debian dan mudah untuk dipahami.
  • memiliki desktop environment yaitu : Mate, Gnome, sedangkan Budgie merupakan standart DE dari Solus.
  • Menyediakan software bawaan seperti : Firefox, LibreOffice, GIMP, dll.
  • ringan
  • desktop yang user-friendly

Kekurangan Solus

  • Tidak mendukung komputer yang berarsitektur 32bit

Tampilan desktop Solus :

peringkat ke-7 distro linux terbaik
Source : Distrowatch
Default image
Nabil Tedjamaja
Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: