fungsi manajemen
PENGETAHUAN UMUM

5+ Informasi Tentang Fungsi Fungsi Manajemen di Perusahaan

Manajemen dianggap sebagai ilmu dasar yang seharusnya dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi fungsi manajemen dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam dan membantu seseorang untuk mencapai tujuannya.

Tanpa adanya manajemen yang baik, seseorang akan sulit atau lebih lama dalam mencapai tujuannya. Manajemen di sini juga dalam lingkup yang lebih luas, mulai dari manajemen waktu, pekerjaan, keuangan, dan lain sebagainya.

Perlu waktu yang tidak sebentar untuk mengasah manajemen menjadi lebih baik dan prosesnya juga tidak semudah yang dipikirkan. Namun jika dilatih secara terus menerus dan berusaha setiap harinya, tidak menutup kemungkinan kamu akan memiliki manajemen yang kuat.

Pengertian Fungsi Manajemen

pengertian fungsi manajemen
Source : Unsplash

Secara umum, manajemen diartikan sebagai tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam mengatur berbagai macam hal. Setiap individu wajib memiliki manajemen yang baik demi mencapai tujuan yang ingin diraih.

Sedangkan fungsi manajemen dapat diartikan sebagai rangkaian dari proses manajemen. Proses tersebut tentunya melewati beberapa tahapan yang perlu dipersiapkan dengan matang. Selanjutnya tinggal menjalankan apa yang telah direncanakan sebelumnya.

Manfaat Manajemen

manfaat manajemen
Source : Unsplash

1. Hasil Akhir Maksimal

Manfaat yang didapatkan dari penerapan fungsi manajemen yang pertama adalah akan mendapatkan hasil akhir yang lebih maksimal. Hasil akhir tersebut bergantung pada rangkaian proses yang dijalani.

Jika setiap proses tidak dilakukan dengan maksimal, hasil akhirnya tidak akan sempurna. Begitu juga ketika terdapat masalah ketika menjalankan salah satu proses dari fungsi manajemen, maka akan sangat berpengaruh dengan hasil akhir nanti.

2. Alokasi Sumber Daya Optimal

Seperti yang telah disinggung di awal, bahwa manajemen berkaitan dengan pengelolaan berbagai macam hal, tidak terkecuali sumber daya. Dalam hal ini, manfaat fungsi dari manajemen adalah membantu mengoptimalkan alokasi sumber daya secara optimal.

Alokasi sumber daya yang tepat akan membuahkan hasil yang baik pula. Adapun sumber daya yang dimaksud di sini mencakup orang-orang yang bekerja di tempat tersebut, bahan produksi, dan hal lain yang perlu dialokasikan dengan sebaik-baiknya.

3. Membantu Merancang Perencanaan

Manajemen memang sangat penting untuk dipelajari dan diterapkan di mana saja, tidak terkecuali di tempat kerja. Manfaat yang didapatkan kali ini adalah memudahkan dan membantu manajer beserta anggotanya untuk menyusun rencana.

4. Memudahkan Penyajian Kerangka Kerja

Manfaat selanjutnya yang bisa didapatkan adalah memudahkan seseorang dalam menyajikan kerangka kerja. Di sini kamu akan lebih mudah dalam menyajikan kerangka kerja, baik itu untuk jangka panjang ataupun jangka pendek sekalipun.

Rencana tersebut tentu sudah dipikirkan secara matang, lengkap dengan target yang harus dicapai pada rentang waktu tertentu. Jika terjadi hal-hal di luar kendali, maka akan lebih mudah mencari solusi permasalahannya sesuai dengan kerangka kerja ataupun target yang ingin dicapai.

5. Menumbuhkan Sikap Profesional

Manfaat terakhir yang bisa didapatkan berkaitan dengan perkembangan diri sendiri. Secara tidak langsung, sikap profesional pada seseorang akan tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik lagi. Ini karena orang tersebut terbiasa dengan adanya manajemen.

Fungsi Utama Manajemen

Fungsi Utama Manajemen
Source : Unsplash

1. Planning (Rencana)

Membuat sebuah rencana menjadi fungsi manajemen yang paling dasar. Di sini biasanya terdiri dari rangkaian proses menetapkan tujuan perusahaan atau dalam organisasi dengan membuat berbagai macam strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Umumnya terdapat 4 tahapan rencana, yaitu:

  • Perumusan kondisi saat ini.
  • Melakukan identifikasi untuk menyelesaikan hambatan dan memudahkan tercapainya tujuan.
  • Mengembangkan rencana yang sudah ada agar tujuan tercapai.

2. Organizing (Pengorganisasian)

Pengorganisasian merupakan kegiatan yang berhubungan dengan pembagian tugas sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Di sinilah pentingnya terdapat struktur organisasi yang jelas agar pembagian tugasnya tepat. Adapun proses mengorganisasian mencakup:

  • Mengelompokkan aktivitas kerja kelompok.
  • Mengidentifikasi aktivitas kerja.
  • Menginformasikan tanggung jawab dan kewenangan yang dimiliki.
  • Melakukan koordinasi dengan bagian yang memiliki wewenang.

Pentingnya struktur organisasi dalam perusahaan untuk pengorganisasian yang tepat dan memperolah capaiannya.

3. Staffing

Fungsi ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pengorganisasian, hanya saja kali ini memiliki fokus yang berbeda. Kali ini lebih fokus kepada pengelolaan sumber daya manusia yang terdapat di perusahaan. Fungsi lain yang umumnya dilakukan di antaranya:

  • Melakukan perekrutan tenaga kerja.
  • Menyusun dan melaksanakan proses seleksi calon tenaga kerja hingga proses penerimaan.
  • Mengevaluasi kinerja pegawai.
  • Memberikan hukuman maupun penghargaan kepada karyawan.
  • Memberikan jenjang karir kepada karyawan yang telah melewati evaluasi.

4. Coordinating

Koordinasi yang tepat dan baik akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi pekerjaan, sehingga hasilnya lebih optimal. Ada beberapa aktivitas yang harus dilakukan oleh bagian koordinasi agar fungsi manajemennya memiliki pengelolaan yang baik, yaitu:

  • Melakukan bimbingan atau motivasi secara rutin kepada karyawan yang bekerja.
  • Memberikan tugas secara detail agar tidak terjadi kesalahan dalam mengerjakan.
  • Menginformasikan kebijakan yang diberlakukan dan ditetapkan.

5. Controlling

Pengawasan menjadi fungsi manajemen terakhir yang wajib diterapkan di sebuah perusahaan. Tujuannya tidak lain adalah melakukan pemantauan dan menilai pekerjaan yang sudah dilakukan oleh seluruh SDM di dalam perusahaan itu sendiri. Kegiatan pengawasan yang biasa dilakukan:

  • Mengamati dan melakukan koreksi jika terdapat SDM yang bekerja kurang maksimal.
  • Membandingkan kinerja pegawai satu dengan yang lainnya sudah sesuai standar atau belum.
  • Melakukan pengukuran kinerja pegawai melalui beberapa aspek.

Jenis-Jenis Manajemen

Jenis jenis
Source: Unsplash

1. Manajemen Keuangan

Sesuai dengan namanya jenis ini memiliki tugas utama untuk mengelola keuangan di suatu perusahaan, organisasi, ataupun instansi lain. Manajemen keuangan disini harus pintar-pintar dalam mengelola dana agar digunakan secara efektif dan efisien.

Di sisi lain juga harus memanfaatkan dan melihat peluang yang ada untuk mendapatkan dana tambahan. Alokasi dana juga harus diperhatikan agar dana tersebut tidak disalahgunakan atau terbuang sia-sia.

2. Manajemen Administrasi

Bagian administrasi tentunya berhubungan dengan layanan informasi dan tugas administrasi pada umumnya. Di sini seseorang akan memiliki tanggung jawab untuk membantu kelancaran di bidang lain yang membutuhkan administrasi.

Posisi ini membutuhkan orang yang cekatan, teliti, dan rapi karena sangat penting untuk menyusun dan mendokumentasikan seluruh kegiatan administrasi. Dokumen apapun, terutama yang penting sebaiknya disimpan untuk berjaga-jaga.

3. Manajemen Produksi

Jenis dari fungsi fungsi manajemen selanjutnya adalah produksi. Manajemen produksi tentunya tidak terlepas dari tanggung jawab mengatur perusahaan untuk menghasilkan suatu barang atau jasa. Tidak sampai di situ saja, seseorang juga perlu membuat rencana yang matang.

Selain menghasilkan produk atau jasa yang baru, bisa saja produk atau jasa yang sudah ada ditambah fungsi kegunaannya sesuai dengan permintaan pasar. Di sini seseorang juga bertanggung jawab untuk proses distribusi.

4. Manajemen Personalia

Bagian personalia memiliki hubungan dengan bagian marketing yang fokusnya berbeda dari yang lain. Personalia lebih cenderung pada pengelolaan sumber daya yang ada di perusahaan atau organisasi tertentu.

Bagian ini juga bertanggung jawab atas perekrutan karyawan baru yang memang dibutuhkan suatu perusahaan atau organisasi, untuk menunjang produktivitas atau mencapai target perusahaan. Pengelolaan sumber daya yang tepat akan mempercepat tercapainya target.

5. Manajemen Pemasaran

Sesuai dengan namanya, bagian ini berfokus pada marketing perusahaan. Namun pemasaran yang dilakukan tidak boleh sembarang, harus berdasarkan analisa dan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Tugas orang-orang yang tergabung dalam manajemen ini tidak lain adalah melakukan riset pasar hingga melakukan promosi secara terpadu. Riset pasar menjadi langkah awal yang sangat penting dan akan mempengaruhi hasil akhir nantinya.

Fungsi-fungsi manajemen menjadi hal yang sangat penting untuk dipelajari dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Semakin baik dalam menguasai ilmunya, maka akan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: