Keutamaan Sabar Menurut Al Quran dan As Sunnah

Keutamaan Sabar – merupakan sifat yang sangat mulia bahkan dalam hadits menyebutkan tentang kemuliaan sabar yaitu merupakan separaruh dari keimanan.

Sabar juga diibaratkannya sebagai kepala bagi setiap tubuh, banyak dalil yang menerangkan tentang keutamaan sabar baik dari Al Quran maupun As Sunnah.

Di kalangan orang orang ada yang mengatakan bahwasanya “sabar itu ada batasnya”.

Di dalam islam tidak mengenal adanya batas pada kesabaran seseorang sajauh mana ia bersabar maka Allah akan memberikan keutamaan keutamaan untuknya tanpa batas.

Seperti ayat al-quran dalam surat Az Zumar ke 10.

Sekilas Tentang Pengertian Sabar

Source : Pixabay

Menurut bahasa

Sabar berasal dari kata (صبر – يصبر- صبرا) yaitu (الْمَنْعُ وَالْحَبْسُ) yang berarti mencegah atau menahan.

Menurut istilah

Sabar adalah menahan atau mencagah diri dari dalam ketaatan, musibah atau cobaan dan dapat membentengi diri dari hal-hal yang menjerumuskan pada kemaksiatan atau perbuatan yang keji.

Definisi Para Ulama tentang Sabar

Menurut Ibnul Qayyim Al Jauzi mengenai sabar ialah menahan lidah dari keluh kesah, menahan diri dari kekacauan, rasa gelisah, cemas, dan amarah.

Imam al Junaidi bin Muhammad pernah ditanya oleh seseorang tengtang sabar, dan ia menjawab “Sabar itu seperti minuman pahit yang engkau teguk dan tidak menampakan muka yang masam.”

Kata Abu Utsman  Ash Shabbar ” sabar ialah orang yang selalu membiasakan diri  melawan keengganan dan kemalasan.”

Macam Macam Sabar

Sabar dalam Keta’atan,

Kesabaran dalam menahan hawa nafsu atau kemalasan untuk keta’atan dan peribadatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Sabar dalam kemaksiatan

Semua maksiat adalah hal yang disukai oleh hawa nafsu dan kita harus menahan dari hal-hal yang menjerumuskan kita kepada kemaksiatan atau perbuatan yang telah Allah larang.

Sabar dalam segala musibah dan cobaan

Seorang muslim harus menahan dari segala cobaan dan musibah karena keduanya itu tidak akan lepas dari kehidupan kita yang dijalani di dunia.

Sekarang kita masuk ke pembahasan utama kita yaitu :

Keutamaan Sabar

keutamaan sabar
Source : Pixabay

Allah dan Rasulnya telah menyampikan keutamaan sabar dalam Al Quran dan As Sunnah

Keutamaan Sabar di Dalam Al Quran

√ Allah bersama orang orang yang sabar.
Dalam QS Al Baqarah ayat : 153 yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
” wahai orang orang yang beriman mintalah pertolongan dengan bersabar dan sholat, sesungguhnya Allah beserta orang orang yang senantiasa sabar.”

√ Termasuk orang yang benar dan orang yang bertaqwa.
Dalam QS Al Baqarah ayat 177 yang berbunyi :

والصّابرين في البأساء والضّرّاء وحين البأس أولـئك الّذين صدقوا وأولـئك همُ المتّقون
“Dan orang yang bersabar dakam keadaan sempit, penderitaan dan peperanagan, mereka itu orang orang yang (keimanannya) bena, dan mereka itu orang orang bertaqwa.”

√ Dicukupkan pahalanya tanpa batas.
Dalam QS Az Zumar ayat 10 yang berbunyi :

إنْما يوفّى الصّابرون أجرهم بغير حساب
“Sesungguhnya hanya orang orang yang bersabar yang di cukupkan bagi mereka pahala tanpa batas.”

√ Mendapat ampunan dan pahala yang besar.
Dalam QS Hud ayat 11 yang berbunyi :

إلّا الّذين صبروا وعملوا الصّالحات أولئك لهم مغفرةٌ وأجرٌكبير
“Kecuali mereka orang orang yang bersabar dan mereka yang melakukan kebajikan, mereka itulah yang memperoleh ampunan dan pahala yg besar.”

√ Perbuatan yang mulia.
Dalam QS Asy Syura ayat 43 yang berbunyi :

ولمن صبر وغفر إنّ ذلك لمن عزم الأمور
“Tetapi barangsiapa ia bersabar dan memaafkan, sesungguhnya itu merupakan amalan yang mulia.”

√ Tidak kurang 103 kali kata sabar disebutkan dalam Al Quran beserta kata turunannya.
Karena masalah tentang sabar dalam kehidupan manusia sangat penting dan menjadi kualitas kehidupan seseorang.

Keutamaan Sabar di Dalam As Sunnah

• Suatu urusan yang mulia dan menakjubkan

Keutamaan sabar
“Sungguh menakjubkan semua urusan orang yang beriman, sesungguhnya setiap urusan baginya adalah kebaikan dan itu tidak didapati oleh seorangpun kecuali bagi orang yang beriman. Apabila mendapati pada dirinya kesenangan atau kelapangan maka ia bersyukur, dan apabila ia mendepati pada dirinya kesusahan atau kesempitan  maka ia barsabar dan itu semua merupakan kebaikan baginya.”

• Kesabaran merupakan pemberian Allah yang paling luas dan paling baik.hadits-sabaar“Dan barangsiapa bersabar akan Allah sabarkan dirinya, dan tidak satupun pemberiannya yang lebih luas dan yang lebih baik daripada sabar.”

• Allah berikan 300 derajat
Bagi siapa yang bersabar akan musibah yang menimpanya dan di setiap derajatnya mempunyai jarak antara langit dan bumi.

• Allah berikan 600 deraja
Bagi siapa yang bersabar dalam ketaatannya kepada Allah dan di setiap dua derajatnya mempunyai jarak antara langit dunia dan SidratulMuntaha.

• Allah berikan 900 derajat
Bagi siapa yang bersabar dalam kemaksiatan kepada Allah di setiap dua derajatnya mempunyai jarak seperti Arasynya Allah dua kali.”

• Kesabaran diibaratkan cahaya yang amat terang

• Kesabarannya akan digantikan dengan Surga
Dalam hadits qudsi bahwasanya Allah subhanahu wata’ala berfirman : “jika aku menguji seorang hamba dengan buta di kedua matanya lalu ia mersabar akan hal itu maka Aku akan gantikan untuknya surga.”

• Orang yang bersabar akan musibah yang Allah berikan semata-mata itu akan menggugurkan dosa-dosanya.

Baca juga : Biografi Singkat Istri Nabi Muhammad

Kisah Para Sahabat Mengenai Sabar

Keutamaan Sabar
Source : Pixabay

Pada waktu itu Umar bin Khotob memberangkan tentara muslim dan diantara tentara itu ada sahabat yang bernama Abdullah bin Hudzafah, dan tentara itu menuju negri Romawi.

Tentara yang dikirimkan umar dikalahkan oleh tentara romawi dan berhail menawan Abdullah bin Hudzafah dan di bawa ke kerajaan Romawi.

Waktu itu sang Raja Romawi menawarkan kepada Abdullah bin Hudzafah untuk meninggalkan agama Muhammad dan meemeluk agama nashrani dan juga dia akan di beri hadiah yaitu setengah dari kerajaannya.

Abdullah bin Hudzafah berkata ” jangankan seluruh kerajaan yang kau berikan dan seluruh kerajaan yang ada di Arab aku tidak akan pernah meninggalkan agama Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam.

Raja Romawi pun menyiksa Abdullah bin Hudzafah menyalibnya dan tentara romawi saling memanah ke arahnya, tapi keimanan Abdullah bin Hudzafah sangat kokoh.

Kemudian pengawal Raja Romawi membawa para tawanan menuju kuali besar yang berisi air yang sangat panas untuk di lemparkan satu persatu.

Abdullah bin Hudzafah tetap kokoh dan enggan memeluk nashrani. Ketika pengawal hendak melemparkan Abdullah ia pun menangis dan Raja mengira bahwa ia takut dan menyerah.

Tapi Abdullh bin Hudzafah berkata “aku menangis karena nyawaku hanya satu jika engkau melemparkanku maka aku akan langsung tiada. dan seandainya aku mempunyai nyawa sebanyak rambut di kepalaku kemudian engkau melemparkanku berkalil-kali dalam keadaan aku beriman.”

Raja Romawi pun heran tentang apa yang ia katakan dan berkata kepada Abdullah ” maukah engkau mencium keningku kemudian aku akan melepaskanmu dan tawanan yang lain?

Abdullah pun mencium kening Raja Romawi dan akhirnya semua tawanan dibebaskan, dan menceritakan kejadian itu kepada Umar bin Khotob, dan ia berkata ” kalian wajib mencium kening Abdullah bin Hudzafah, dan aku akan memulainya.”

Umar bin Khotob pun menciumnya.

[ kitab Siyaru A’lami An-Nubalaa’, karya Adz Dzahabi 2/14 dan kitab Al Ishabah fii Tamyiz Ash Shahabah, 2/269 ]

Sungguh mulia dari sahabat Abdullah bib Hudzafah karena ia tetap sabar dalam ketaatannya dalam memegang agamanya.

Default image
Nabil Tedjamaja

One comment

  1. […] Baca Juga : Masyaallah Inilah Keutamaan Sabar […]

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: