Perkembangan Islam di Afrika

Apa yang terlintas dalan pikiran kita ketika mendengan kata Afrika?? YA.. betul orang-orang disana berkulit hitam, dengan daerah padang pasir, padang sabana, dan hewan-hewan liar, tapi tahukah kamu jika Perkembangan Islam Di wilayah Afrika, membuat wilayah ini berkembang.

Kamu tahu dimana Universitas Al-Azhar?? Ya di Mesir, dan termasuk wilayah Afrika bagian timir. bukti kemajuan perkembangan islam di Afrika terutama di Afrika Timur yaitu perkembangan keilmuan Islam yang maju.

Sejarah Perkambangan Islam di Afrika

Benua Afrika
Source: Pixabay

Islam masuk ke benua Afrika pada masa Khulafaur Rasyidin, bahakan kita mungkin pernah dengan tentang hijrah pertama kaum muslimin pada masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ke Habasyah. Yang dipimpin oleh Raja Najasyi, dan menyambut baik kaum muslimin.

Menurut Dr Sayuqi Abu Khalil dalam Athlas Hadith al-Nabawi, bahwasanya wilayah Habasyah yang kita ketahui sekarang adalah negara Ethiopia atau Eritrea yang ada di benua Afrika bagian timur.

Menurut para ulama ahli sejarah mengatakan bahwa Raja Najasy masuk islam, karena mengakui kenabian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam.

Adapun pada masa Kulafaur Rasyidin yaitu pada masa Khilafah Umar bin Khotob tahun (634 – 644M). Amru bin Ash meminta untuk memperluas penyebaran Islam sampai ke Mesir, karena disana ia melihat rakyat mesir ditindas oleh penguasa Romawi.

Khaliah Umar bin Khotob pun menyetujui saran dan juga permohonannya dan memerintahkan Amru bin Ash untuk menjadi memimpin pasukan ekspedisi.

Masuknya Islam ke Afrika Utara

Perkembangan islam di AfrikaUtara
Source: Pixabay

Sebelum datangnya islam ke Afrika khususnya wilayah Afrika Utara, wilayah ini merupakan bagian dari wilayah strategis yang merupakan jalur benua Eropa dari benua Asia.

Sebelum wilayah ini ditaklukan oleh pasukan Muslimin, wilayah Mesir  yang termasuk negara Afrika Utara dikuasai oleh Romawi, yang pada saat itu merupakan negara adidaya. Tindasan terhadap orang-orang dibawah kekuasaan Raja Maqauqis.

Amru bin Ash waktu itu membawa 400 pasukan perang, penaklukan wilayah mesir dari Romawi dimuali dari wilayah kota Al-Arisy, wilayah Al-Farma, kota Bilbis. Dikota ini pasukan Amru bin Ash di kepung oleh pasukan Maqauqis yang melakukan perlawanan , dan akhirnya pasukan Islam mengirimkan bantuan dengan 4.000 pasukan yang dipimpin empat panglima diantaranya:

  • Zubair bin Awwam
  • Miqdad  bin Aswad
  • Ubadah bin Samit
  • Muhkollad

Kekuatan kaum muslimin menjadi bertambah, dan akhirnya pasukan Romawi di Mesir meminta perdamaian. Wilayah Mesir telah menjadi kekuasaan Islam tahun 22 H (642 M) .

Pada tahun 35 H dimasa kekhilafahan Utsman bin Affan Islam di Afrika khususnya di Arika bagian Utara menyebar hingga Tunisia.

Pada masa Dinasti Umayyah, Islam sudah menyebar keseluruhan wilayah di Afrika Utara. Di masa ini pemerintahan Umayyah rakyat Afrika memohon kepada orang-orang arab untuk dibebaskan wilayahnya dari kekuasaan Ajzaitun, penguasa yang memperlakukan rakyat dengan semena-mena.

Muawiyyah menyetujui permintaan itu dan mengirimkan pasukan perang yang dipimpin oleh Uqbah bin Nafi’, dan akhirnya pasukannya mendapat kemenangan pada tahun 670 M.

Uqbah bin nafi’ kemudian mendirikan kota bernama Kairouan di selatan Tunisia, untuk mengendalikan orang-orang Barbar yang tidak mau diperintah.

Pada tahun 675 M di masa Dinasti Abbasiyah, yaitu kepemimpinan khilafah Al-Manshur mengangkat Aqlab sebagai Gubernur di Afrika Utara.

Selanjutnya setelah Dinasti Abbasiyah mengalami kemunduran, dilanjutkan dengan kekuasaan Dinasty Fatimiyah, lau Dinasti Murabitun, Dinasti Muwahiddun, dan Dinasti Mamluk.

Wialayah Afrika utara yang kita kenal sekarang ini adalah Aljazair, Maroko, Libya, Sahara Barat, dan Tunisia.

Karakterristik Wilayah Afrika Utara

wilayah afrika
Source: Pixabay
  • Secara etaolonguistik termasuk di dunia Arab, karena islam sudah islam sudah melekat di wilayah ini.
  • Saat ini negara-negara di Afrika Timur hampir semuanya beragama Islam.

Peradaban Islam di Arika Utara

Perkembangan islam di Afrika
Source: Wikipedia
  • Bahaa Arab merupakan bahasa resmi hampir di seluruh wilayah Afrika Utara, dan menjadi ciri budaya mereka.
  • Perkembangan di bidang Administrasi Pemerintahan setelah kedatangan Islam, pada masa pemerintahan Dinasti Fatimiyah semua aspek diatur mulai dari keagamaan, sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, dan apek-aspek lainnya.
  • Kementrian negara dibagi menjadi dua bidang, yaitu: bidang Militer, dan bidang Keilmuan.
  • Adanya islam membuat toleransi beragama seimbang, dengan kelembutan dan keadilan.
  • Kemajuan ilmu pengetahuan, arsitektur dan bagunan-bangunan, di kota Kairo, Mesir sendiri perupakan pusat perkembangan keilmuan dan intelektual Islam. Wilayah lain seperti: Maroko, Libya, dll.

Islam Menyebar di Benua Afrika

Perkembangan islam di Wilayah Afrika
Source: Pixabay

Setelah kekuasaan islam memenuhi wilayah Afrika Utara, kemudian Islam juga menyebar ke wilayah Afrika Barat, yaitu pada masa Dinasti Murabithun. Dinasti ini menaklukkan daerah Ghana Pada abad ke-11.

Mundurnya kekuasaan Dinasti Murabithun dan diganti dengan kekuasaan Dinasti Muwahiddun, pada kekuasaan ini islam menyebar hingga keseluruhan wilayah Afrika Barat.

Islam di Afrika barat disebar oleh kerajaan-kerajaan Islam sekitar abad ke-8, salah satunya oleh Dinasty Dya ogo dari kerajaan Tekur tahun (850 M).

Catatan tentang sejarah ini tercatat oleh para sejarawan islam pada masa-masa seperti Al Khwarizmi, Al Masudi, Al Bakri, Ibnu Munabbah, Ibnu Khaldun, Abul Fida, Ibnu Batutah, Mahmud Al Kati, dan sejarawan-sejarawan lain pada masa-masa itu.

Pada masa ini juga Islam menyebar sampai ke Afrika Tengah pada tahun 541 H. penyebaran Islam di Afrika memunculkan kerajaan-kerajaan Islam yang didirikan olah penduduk Afrika seperti di daerah Mali, Chad, Sudan, Nubia, Somalia, Zanzibar, Malawi, Kongo, dan Mozambik.

Dan Penyebaran ini terus berlanjut hingga abad-abad selanjutnya.

Periode-periode Agama Islam Masuk Ke Afrika:

  • Periode pertama Islam masuk ke Afrika di sambut baik oleh orang-orang Afrika, dan dibawa secara damai, mereka rela menerima Islam dan menjadi seorang Muslim. Seperti halnya Sejarah Islam Ke Indoneia.
  • Periode di masa kekuasaan Islam, masyarakat Afrika mendapatkan keadilan, karena sebelum datangnya Islam ke Afrika mereka tidak mendapatkan keadilan, bahkan kekerasan, dari kekuasaan Romawi yang semena-mena.
  • Periode perlawana, yaitu perlawanan orang-orang Nashrani terhadap kaum muslimin, terutama bangsa Berber. Kaum muslimin mampu melawan dan menawan kurang lebih 300.000 bangsa Berber, perlawanan lain juga dari bangsa Abysinia, tapi kaum muslimin dapat melewati itu semua dengan kemenangan dan juga bantuan dari Kerajaan Murobithun dan Muwahidun.

Masjid Masjid Di Afrika

Selama masuknya islam ke Arika dari awal hingga sekarang, telah banyak Masjid yang dibangun. Diantaranya:

Majid Amru bin Ash

Masjid Amru bin Ash - Sejarah perkembangan islam di Mesir
Source: Wikipedia

Masjid ini juga merupakan masjid tertua yang berada di Mesir lebih tepatnya di sebelah utara benteng Babilonia. Dibangun oleh Amru bin Ash setelah menaklukkan Mesir dari kekuasaan Romawi.

Majid ini juga merupakan masjid yang pertama dibangun di Benua Afrika.

Arsitektur masjid ini diantaranya:

  • beratap darat khas bangunan Meir kuno
  • terdapat enam pilar marmer dibagian dalam
  • Tiap deret pilar memiliki 21 lengkungan / arcade
  • Masjid ini juga dilengkapi dengan tempat khusus untuk bermalam bagi para Mushafir.

Masjid Qairawaan

Masjid Kairouan
Source: Wikipedia

Masjid ini terletak di Kota Qairawan, Tunisia masjid ini merupakan masjid tertuan di Afrika Utara. Dibangun pada tahun 675 M oleh Uqbah bin Nafi’, setelah mengalahkan kekuasaan Ajzaitun pada masa Bani Umayyah.

Arsitektur masjid diantaranya:

  • Masjid berbentuk segi empat,
  • tiang penyangga yang terbuat dari batu pualam
  • Dinding dan langit-langit bagian dalam dihiasi dengan kaligrafi Al Quran,

Masjid Djenne

 

Masjid dengan arsitektur unik di Afrika
Source: Wikipedia

Masjid unik yang terletak diKota Djanne, Mali. Dibangun di masa Sultan Koi Kunboro pada tahun 1240 M. Keunikan masjid ini adalah hampir seluruh bangunan majid dilapisi oleh tanah liat yang tahan terhadap panas matahari.

Wallahu a’lam bi showab.

Default image
Nabil Tedjamaja
Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: