Mengenal Lebih Jauh Tentang Teknologi WAN

Sebelumnya kita telah membahas tentang apa itu jaringan WAN, dan sekarang saya akan membahas tentang apa aja sih teknologi-teknologi yang digunakan dalam jaringan WAN?

Teknologi WAN adalah teknologi jaringan yang berbasis WAN (wide area network) yang disediakan oleh penyedia layanan WAN.

Macam Macam Layanan Yang Menyediakan Teknologi Jaringan WAN

Teknologi jaringan WAN memiliki banyak macam-macamnya, teknologi ini juga diberikan oleh penyedia layanan-layanan WAN, seperti:

1. PSTN

teknologi WAN

PSTN merupakan singkatan dari “Public Switched Telephone Network” yaitu jaringan telepon tetap (dengan kabel) yang diatur dengan standar-standar teknisi yang sudah di tetapkan oleh ITU-T (International Telecommunications Union)atau UIT-T yaitu sebuah sector di dunia yang mengatur tentang telekomunikasi.

ITU-T menggunakan nomor telepon sebgai pengalamatan E.163/E.164, dan PSTN ini termasuk kedalam jaringan publik yang menggunakan circuit switch dengan basis dial-up atau lased line (tetap ON).

PSTN memiliki 3 jaringan utama yaitu:

  • Jaringan Backbone,
  • Jaringan Akses,
  • Jaringan Interkoneksi.

Komponen pada jaringan PSTN, diantaranya:

  1. Sentral,
  2. Main Distribution Frame MDF,
  3. Kabel Primer,
  4. Rumah Kabel,
  5. Kabel Sekunder,
  6. Distribution Point,
  7. Kotak Terminal Batas (KTB),
  8. Soket/ Roset.

Karakteristik yang ada pada jaringan PSTN, yaitu:

  1. menggunakan akses analog dengan frekuansi 300 hingga 3400 Hz,
  2. bersifat circuit switched,
  3. mamiliki bandwith hingga 64 kbps,
  4. mobilitas yang sangat terbatas karena berdifat fix,
  5. bisa diintergrasikan dengan jaringan lain seperti: PDN, PLMN, atau ISDN.

Jika kita lihat perkembangan teknologi sekarang, jaringan telepone switch publik (PSTN) merupakan teknologi komunikasi jaringan WAN yang bisa dibilang kuno dan sudah digunakan di seluruh dunia.

Selain itu PSTN juga menjadi layanan jaringan telekomunikasi pertama dan terbesar di seluruh dunia.

2. Leased Lines

tenkologi WAN

Lased lines adalah saluran koneksi telepon yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi public untuk mentransfer data digital secara permanen.

Teknologi ini juga bisa mentransfer data dengan macam-macam kecepatan serta interface (antar muka)-nya. Jalur leased line tidak terhubung dengan jalur telepon karena teknologi ini tidak menyediakan listrik DC, ring sinyal, nada dial, atau nada sibuk.

Kecepatan transmisi dati teknologi ini beragam mulai dari 64 kbps hingga megabytes per second.

Leased lines disebut juga dengan Dedicated lines, yang merupakan salah satu teknologi jaringan WAN yang menggunakan koneksi secara langsung antar perangkat dengan kualitas line yang konstan.

3. X.25 Network

teknologi WAN

X.25 adalah protokol yang didefinisikan ITU-T yang sebelumnya bernama CCIT-T (International Telegraph and Telephone Consultative Committee) yang dispesifikasi menjadi suatu teknologi paket switching melalui PSTN.

X.25 dibangun didasai pada Data Link dan Layer Phisical dengan model OSI, yang awal pembangunannya menggunakan line analog, meskipun bisa juga dibangun melalui jaringan digital.

protokol-protokol X.25 juga mendefinisikan koneksi DCE dan DTE yang disiapkan dan di maintenance dalam PDN (publik data network).

Layanan X.25 untuk jaringan WAN diantaranya:

  1. X.25 beroperasi dengan kecepatan hingga 64 kbps di line analog,
  2. Variable untuk ukuran paket X.25 menggunakan frame,
  3. deteksi dan koreksi error yang menjamin kehandalan melaliu line analog dengan kualitas rendah,
  4. bisa menggunakan line dedicated dengan PDN untuk membangun koneksi WAN.

baca juga: Pengertian Printer | Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Merk Printer

4. SONET (Synchronous Optical Network)

teknologi jaringan WAN

SONET adalah teknologi standar komunikasi digital dan protokol multiplexing untuk sistem transmisi pada serat optik yang mentransfer aliran bit menggunakan lasera atau LED.

SONET juga bisa dikatakan sebagai jaringan teknologi dengan lapisan fisik yang dirancang untuk membawa lalu lintas yang bevolume besar dan jarak yang relatif lama pada kabel serat optik, sama seperti SDH (Synchronous Digital Hierarchy).

Tarif data menggunakan jaringan serat optik juga dibagi dalam tingkat OC.

Kelebihan dari teknologi SONET, yaitu:

  1. Biaya yang efektif untuk transport pada jaringan inti/core dan jaringan akses,
  2. Menyediakan layanan transport pada aplikasi jarak jauh dengan lapisan optik,
  3. Mensuport layanan data secara langsung,
  4. Memberikan fungsional yang baik untuk jaringan besekala kecil, sedang atau besar,
  5. Interface ke seluruh aplikasi pada collector rings, termasuk didalamnya local office, accsess multiplexer, BTS, PABX, dan terminal ATM,
  6. Manajemen bandwith yang berfungsi untuk mengatur trafik, dan proses routing,
  7. Jaringan backbone yang berfungsi sebagai penyedia konektifitas pada jaringan jarak jauh.

5. Frame Relay Network

teknologi jaringan WAN

Frame relay adalah protokol pada jaringan WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI (open system interconnection), yang bisa di implementasikan di beberapa jenis antarmuka jaringan.

Istilah lain Frame relay adalah teknologi komunikasi yang memiliki kecepatan tinggi dan sudah digunakan oleh ribuan jaringan di dunia untukmenghubungkan SNA, LAN, Enternet, dan aplikasi voice (suara).

Cara kerja frame relay yaitu mengirimkan informasi melalui jaringan WAN (wide area network) dengan membagi informasinya menjadi sebuah frame atau paket.

Masing-masing frame/paket memiliki alamat untuk menentukan tujuannya. Kemudian frame-frame itu akan melakukan switch dalam jaringan frame relay, lalu dikirimkan dengan virtual circuit.

Fitur-fitur dalam frame relay, diantaranya:

  1. fitur dengan kecepatan tinggi,
  2. fitur yang memiliki bandwith yang dinamik,
  3. good performance, yaitu memiliki performa yang baik,
  4. high reliability, yaitu memiliki kehandalan yang tinggi serta overhead yang rendah.

6. E3

E3 pada versi eropa memiliki kecepatan hingga 24,368 Mbps atau sekitar 521 saluran, sedangkan versi Jepang J3 memiliki kecepatan hingga 34,064 Mbps atau sekitar 480 saluran.

7. ISDN (Integrated services digital network)

ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah sebuah sistem telekomunikasi yang menyediakan layanan data, suara, dan gambar yang sudah diintegrasi ke suatu jaringan.

Selain itu ISDN juga menyediakan konektifitas digital dari ujung ke ujung dalam ruang lingkup yang luas. Pengguna ISDN akan mendapatkan fleksibilitas dan juga hemat biaya, karena sistem yang sudah terintegrasi labih burah daripada sistem yang tepisah.

Kelebihan menggunakan ISDN (Integrated Services Digital Network), yaitu:

  1. kecepatan serta kualitas yang tingi dalam pengiriman data, lebih cepat 10 kali jika dibandingkan jaringan konvensional yaitu PSTN (Public Switched Telephone Network).
  2. efisien dalam pemanfaatan waktu, karena dalam satu saluran kita bisa mengirim berbagai jenis layanan.
  3. fleksibel, yang memiliki single interface untuk terminal yang bervariasi.
  4. hemat biaya, kita hanya membutuhkan satu terminal unuk layanan video dan audio.

8. VPN (virtual private network)

VPN (virtual private network) adalah suatu koneksi antar jaringan secara pribadi pada jaringan public tanpa adanya koneksi riil yang terenkripsi. Pengguna VPN merupakan teknologi jaringan yang aman untuk mengakses jaringan LAN, yang ada pada jangkauan tertentu.

Bisa dibilang VPN ini merupakan jaringan virtual yang dibangun di atas jaringan public.

fungsi VPN (virtual private network), yaitu:

  1. confidentially, yaitu kerahasiaan data pada suatu jaringan.
  2. data integrity, yaitu keutuhan data pada jaringan.
  3. origin authentication, yaitu sub\mber data yang diterima akan diotentikasi.

Microwave dan Satelite (Wireless)

Teknologi wireless pada jaringan WAN salah satunya menggunakan microwave line of sight dan satelit dengan jaringan tanpa menggunakan kabel (nirkabel). Teknologi ini memanfaatkan udara dan glombang magnetik sebagai media transmisi untuk mengirim/menerima informasi.

Layanan mirowave dan satelit yang menggunakan teknologi wireless menawarkan berbagai keceptan koneksi. Kecepatan koneksi pada layanan satelit umumnya sampai 512 Kbps, sedangkan kecepatan koneksi yang ditawarkan layanan microwave line of sight bisa mencapai 52 Mbps bahkan lebih.

Layananan ini perbedaannya bisa sangat mencolok tergantung lokasi dan penyedia layanan tersebut seperti layanan bandwith, harga, dan juga tingkatan layanan.

baca juga: Fungsi Kabel HDMI

T1

T1 adalah layanan teknologi WAN yang merupakan leased line digital yang terdiri dari 24 saluran (DS0, 1 DS0 yang disebut 64K). Layanan ini memberikan kecepatan transfer sampai 1,544 Mbps, dan juga sering digunakan untuk menghubungkan pada jaringan perusaan, serta menghubungkan ISP ke internet.

ATM (Asynchronous Transfer Mode)

ATM (Asynchronous Transfer Mode) adalah layanan teknologi multiplexing dan switching untuk memindahkan trafik dengan cepat dan efisien.

Circuit switching pada ATM biasanya memiliki ketentuan bahwa paket harus di set berulang ke posisi frame, contohnya menyinkronkan waktu dan langkah sesuai dengan jarum jam dan aplikasi.

Saat ini ATM (Asynchronous Transfer Mode) memiliki kecepatan transmisi mulai dari 155Mbps (OC-3Port) hingga 2,5 Gbps. Selain itu ATM juga merupakan protokol jaringan yang berbasis sel, dimana circuit virtual untuk paket-paket kecil dengan ukuran tetap (48byte data + 5byte header). Protokol lain yang berbasis paket berukuran tidak tetap untuk Ethernet dan IP.

DSL (Digital Subscriber Line)

DSL (Digital Subscriber Line) adalah salah satu layanan teknologi WAN yang menyediakan penghantar digital melalui kabel dalam jarak yang dekat dari jaringan telepon.

Teknologi DSL menggunakan PPP atau sebuah lapisan dan implementasi melalui Ethernet (PPPoE) atau ATM (PPPoA), supaya bisa beradaptasi pada teknologi yang berbeda.

Selain itu DSL juga memiliki rasio untuk pembagian jaringan data ketika memilih teknologi jalur lebar.

DSL memiliki bentuk yang beragam diantaranya: ADSL, ADSL2, ADSL2+, VDSL, VDSL2, HDSL, HDSL-2, ISDL, SDSL, G.SHDL.

Kelebihan teknologi DSL, yaitu:

  1. membagi frekuensi menjadi dua yaitu frekuensi rendah untuk suara dan faksimile, dan frequensi tinggi untuk data.
  2. ADSL memberikan akses internet yang jauh lebih murah dengan tagihan yang sesuai, salah satunya kayanan Speedy yang ada di Indonesia.
Default image
Nabil Tedjamaja
Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: