Pengertian, Fungsi, Contoh dan Cara Membuat ERD (Entity Pelationship Diagram)

Pengertian dan Contoh ERD – Pernahkah kalian mendengar istilah dari ‘ERD’, lalu Apa itu Erd?? dalam perkembangan informasi dan juga teknologi ERD sering digunakan untuk berbagai hal kepentingan. Kita bisa menggunakan ERD ini untuk sekolah, perusahaan/kantor, perpustakaan, dan lainnya.

Jika kalian sudah tau dan mencari contoh erd, kalian bisa langsung kesini!

Pengertian ERD (Entity Pelationship Diagram)

pengertian ERD
Source: Pixabay

ERD (Entity Pelationship Diagram) adalah suatu model informasi untuk menjelaskan suatu hubungan antara data dan basis data yang digambarkan dengan sebah grafik dan juga notasi dengan model data konseptual.

Loonam dan Brady yaitu seorang para ahli bahasa mengatakan bahwa ERD (Entity Pelationship Diagram) merupaka sebuah teknik yang dipakai untuk menjelaskan data yang dibutuhkan dalam sebuah organisasi. Permodelannya bisa seperti sistem analisis yaitu tahapan analisa persyaratan dalam proyek pengembangan sistem.

Komponen ERD (Entity Pelationship Diagram)

Apa itu ERD
Source: Unsplash

Entitas

Entitas dalam ERD merupakan sebuah objek atau simbol yang berfungsi sebagai identitas pada kesatuan yang mempunyai nama dan label. Entitas digambarkan dengan simbol/objek sebuah persegi panjang.

Relasi (hubungan antar entitas)

Relasi dalam ERD merupakan sebuah objek atau simbol yang menghubungkan antara satu entitas atau lebih yang tidak memiliki fisik namun ia hanya sebagai konseptual, relasi juga berfungsi untuk mengetahui jenis hubungan antara 2 data. Relasi digambarkan dengan simbol/bentuk belah ketupat.

  • Derajat relasi atau kardinalitas rasio, yiatu jumlah maksimum relasi antara entitas dengan entitas lainnya.
  • One to One (1:1), yaitu setiap satu anggota entitas hanya boleh ber-relasi dengan satu anggaota entitas lain dan sebaliknya.
  • One to many (1:M / Many), yaitu setiap satu anggota entitas boleh ber-relasi dengan anggota entitas lain lebih dari satu.
  • Many to Many (M:M), yaitu setiap satu anggota entitas ber-relasi dengan banyak himpunan anggota entitas lain.

Atribut

Atribut dalam ERD merupakan sebuah objek atau simbol sebagai karakteristik dari entitas atau relasi yang menampilkan penjelasan informasi detail tentang keduanya. Atribut ini juga digambarkan dengan simbol/bentuk elips, dan memiliki beberapa fungsi yaitu:

  • Atribut Key ( atribut yang memiliki satu atau gabungan dengan atribut lain, dalam tabel unik )
  • Atribut Simple ( atribut yang bernilai atomik, yaitu tidak bisa dipecah-pecah lagi )
  • Atribut Multivalue ( atribut yang memiliki lebih dari satu nilai / miltivalue )
  • Atribut Composite ( atribut dengan bentuk oval yang lebh kecil dari atribut lain sebagai sub-atribut )
  • Atribut Derrivatif ( atribut dengan bentuk oval dengan garis putus-putus, yaitu sebuah hasil dari atribut lain atau dari relasi )

Alur

Alur dalam ERD merupakan sebuah objek/simbol yang berfungsi sebagai simbol penghubung antara atribut dan entitas dan hubungan antara entitas dan relasi. Alur disimbolkan dengan bentuk garis.

Fungsi, Manfaat atau Peran dari ERD (Entity Pelationship Diagram)

  1. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, yang digambarkan menggunakan beberapa notasi dan symbol.
  2. Menghilangkan redundansi data
  3. mampekecil jumlah relasi di dalam basis data
  4. Menjadikan relasi normal, sehingga dapat memperkecil permasalahan pada pembaharuan, penambahan dan penghapusan.
  5. Model untuk struktur data dan hubungan antar data
  6. Menentukan Entitas yaitu konsep, kejadian, peran, lokasi dan hal nyata untuk penggunaan menyimpan data .
  7. Menentukan hubungan antar pasangan entitas menggunakan matriks relasi.
  8. Entitas digambarkan dengan kotak dan relasi digambarkan dengan garis.
  9. Menentukan jumlah kejadian satu entitas dalam kejadian entitas yang berhubungan
  10. Menentukan atribut yaitu menentukan lapangan yang di perlukan system
  11. Bisa diuji dengan mengabaikan proses.
  12. Menjelaskan hubungan antara data dalam basis data, dengan objek-objek dasar data yang memiliki hubungan antar relasi.
  13. mendokumentasikan data-data yaitu dengan mengidentifikasi jenis entitas dan relasinya.
  14. Memudahkan kita untuk menganalisi dan mengetahui perubahan sistem dari awal.
  15. Gambaran umum untuk sistem yang akan dibuat, dan dapat memudahkan para developer.
  16. Menghasilkan dokumentasi yang baik untuk diskusi.
  17. Representasi visual, yaitu menawarkan persentasi visual dari tata letak.
  18. Menjadikan sebuah komunikasi yang efektif.
  19. Fleksibilitas tinggi.

Baca juga: Penjelasan Tentang Pemrograman Terstruktur + Contohnya

Simbol ERD (Entity Pelationship Diagram)

Ada beberapa simbol yang dignakan, yang sebelumnya sudah disinggung di atas, berikut simbol-simbol ERD:

  1. Entity
  2. Weak Entity
  3. Relationship
  4. Identifying Relationship
  5. Atibut
  6. Atribut Key
  7. Atribut Multivalue
  8.  Atribut Derivatif
  9. Atribut Kompusit
  10. Total Participation of E1 in R
  11. Cardinality Ratio 1:N E1:E2 in R

Cara membuat ERD (Entity Pelationship Diagram)

Dalam pembuatan ERD ada dua cara yaitu secara manual menggunakan kertas dan alat tulis, dan dengan digital. Kita bisa membuatnya ERD secara digital dengan menggunakan software khusus yaitu Microsoft Visio baik yang 2013, 2014, 2015, 2016, atau yang tebaru.

Cara Membuat ERD Manual

Berikut langkah-langkah dalam membuat sebuah ERD:

  1. menentukan Entitas
  2. menentikan Relasi
  3. membuat gambar ERD sementara
  4. mengisi kardinalitas
  5. Menentukan kunci utama (primary key)
  6. Menggambar ERD menurut kunci utama
  7. menentukan Atribut
  8. pemetaan Atribut
  9. Menggambar ERD dengan Atribut
  10. Memeriksa hasil.

Cara membuat ERD di Microsoft Visio

Karena perkembangan teknologi sudah maju dan ERD sendiri sudah digunakan oleh orang-orang, kita bisa memanfaatkan komputer atau laptop untuk membuat ERD dan bisa dipersentasikan dengan bagus. Microsof Visio adalah sebuah software untuk memudahkan kita dalam mebuat sebuah ERD, tentunya kita harus mendownloadnya di google.

Untuk metode pembuatannya sama seperti langkah-langkah diatas, kalian bisa tonton video penjelasan dibawah ini.

Contoh Contoh ERD (Entity Pelationship Diagram)

Sistem ERD bisa diterapkan diberbagai kegiatan atau sistem seperti: Perpustakaan, penjualan, perkantoran/perusahaan, sekolah, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Berikut contoh ERD di kehidupan sehari-hari:

Contoh ERD Sederhana

diketahui:

Entitas = Mahasiswa, Mata kuliah
Atribut = Mahasiswa (NIM, Nama mahasiswa, Alamat), Matakuliah (Nm_MK, NM, Kd_MK)
Relasi = mengambil

gambar erdnya:

contoh erd
source: Mfikri

Contoh ERD Perpustakaan

Untuk mendaftar menjadi anggota perpustakaan di sekolah atau universitas, maka kita harus menulis sebuah data diri seperti Nama, Nomer Siswa/Mahasiswa dan Alamat sebagai bukti keanggotaan.

Di perpustakaan juga kita temui banyak buku dari berbagai pelajaran, tiap buku memiliki Judul, Nomer buku, Pengarang, Penerbit dan Tahun Penerbit, bahkan satu buku bisa ditulis lebih dari satu orang.

Lalu bagaimana kita menentukan entitas, atribut, dan relasi? bagaimana bentuk ERDnya?

Diketahui:

Entitas = Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), Buku
Atribut = Nama, No Siswa/Mahasiswa, Alamat Siswa/Mahasiswa, No Buku, Judul, Pengarang, Penerbit dan Tahun Terbit.
Relasi = Daftar dan Pinjam

Bentuk gambar ERD Perpustakaan:

contoh erd
Source: herlinnairine

Contoh ERD Penjualan

Salah satu contoh kita ambil dari sebuah sistem penjualan barang online, sebelumnya kita sudah mengetahui entitas, atribut dan relasi.

Diketahui:

Entitas = Distributor barang, Barang dagangan, Pelanggan dan Pegawai.

Atribut = Distributor (nama, id dan alamat), Barang (harga, jumlah, kode, nama, id distributor, id pegawai), Pelanggan (no tlp, id pelanggan, nama pelanggan, alamat dan id pegawai) Pegawai ( nama, alamat, id dan no tlp pegawai)

Relasi = Mensuplai, Membeli, Melayani dan Mengecek.

Bentuk gambar ERD penjualan barang online:

contoh erd
Source: Google

Contoh ERD Rumah Sakit

Memiliki 5 entitas yaitu (Perawat, Dokter, Pasien, Obat dan Kamar) serta atribut-atributnya, dan memiliki 6 relasi yaitu (Memeriksa, Merawat, Membantu, Dikonsumsi, Menempati dan Menentukan).

contoh erd

atau contoh dibawah dengan entitas yang lebih banyak dimana ada tambahan seperti: Tindakan, Penyakit, Penunjang, Staff, Ringkasan keluar, dll.

contoh erd
Source: Millubis

Contoh ERD Perusahaan

berikut adalah contoh erd perusahaan dalam menggaji pegawai/karyawan.

Entitas = Karyawan, Bagian dan Gaji
Atribut = Karyawan (Kd_Bagian, NIP, Nama dan Alamat), Bagian (Kd Bagian dan Nama_Bagian), dan Gaji (Golongan, NIP dan Kd_Bagian)
Relasi = Punya ( NIP, Jabatan, Golongan)

contoh erd
Source: inigajipegawai

Contoh ERD Sekolah

Contoh erd dalam sekolah bisa digunakan pada sistem, mata pelajaran, guru dan komponen lain yang ada di sekolah, baik itu SD, SMP, dan SMA/SMK.

Disini contoh ERD sistem informasi sekolah, dimana memiliki 8 entitas yaitu Data, Admin, Kepala Sekolah, Guru, Bagian, Murid, Mata pelajaran dan Nilai, beserta atibut masing-masing entitas dan beberapa relasi.

contoh erd
Source: Scribd

Mungkin cukup sekian informasi tentang ERD (Entity Pelationship Diagram) dengan beberapa contoh,
Mohon maaf apabila ada kesalahan sekian dan Terimakasih
Wasalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Baca juga: Tampilan Desktop Environment Pada OS Linux

Default image
Nabil Tedjamaja
Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: