Doa Seputar Memakai Pakaian Sesuai Tuntunan Rasulullah

Doa Memakai Pakaian – Allah subhanahu wata’ala menjadikan pakaian sebagai perhiasan, penutup aurat, dan sesuatu yang memberikan banyak kebaikan bagi kaum Muslimin, bahakan bagi seluruh manusia. Sebagai mana dalam surat Al A’raf ayat 32, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا

“Wahai anak adam, sungguh telah kami turunkan kepada kalian, pakaian untuk menutup auratmu, dan pakaian yang indah utuk perhiasan.”

Sebagai hamba yang hina dina ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam telah mengajarkan kepada kita untuk senan tiasa mesyukuri kebaikan yang telah Allah turunkan, dengan mengucapakan Doa ketika kita mau memakai, atau melepaskan pakaian. Bahkan men-doa-kan orang yang hendak memakai pakaian barunya.

Doa Memakai Pakaian

Doa memakai pakaian

Alhamdu lillahilladzii kasaanii hadzatstsauub wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin

“Segala puji bagi Allah, Yang memberi pakaian ini kepadaku dan memberikan rezeki berupa pakaian ini tanpa daya dan kekuatan dariku.”

Doa ketika memakai Pakaian Baru

doa memakai pakaian baru

Allahumma lakal hamdu anta kasautaniihi asaluka min khoirihi wa khoiri maa shuni’a lahu wa a’uudzubika min syarrihi wa syarri maa shuni’a lahu

“Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan manfaat pakaian ini dibuat. Aku berlindung kepada-Mu dari dampak buruknya dan kejahatan yang disebabkan pakaian ini”

Doa diatas berdasarkan dalil dari rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam,

Abu Sa’id Al Khudri juga mengatakan: “bahwa Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa salam ketika beliau mendapati baju atau pakaian baik itu gamis atau imamah (penutup kepala), beliau membaca doa

Allahumma lakal hamdu anta kasautaniihi asaluka min khoirihi wa khoiri maa shuni’a lahu wa a’uudzubika min syarrihi wa syarri maa shuni’a lahu’ .”

[Hadits Riwayat Abu Dawud dalam kitabnya no.4020 dan Imam At-Turmudzi no.1767, Syeikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani mengatakan hadits ini shahih].

Ajaran Islam itu sungguh indah, ajaran yang membimbing kita untuk selalu dekat dengan Sang Pencipta yaitu Allah subhanawu wa ta’ala. Bahkan hal-hal yang kita anggap sepele seperti berdoa ketika memakai pakaian, hal itu adalah sesuatu kebaikan bagi dirinya. Bukan hanya dalam hal berpakaian dalam hal makan juga ada doanya.

Doa Bagi Orang yang Mengenakan Pakaian Baru

Ketika Kita melihat orang yang mengenakan baju barunya, kita diajarkan untuk mengucapkan doa sebagai berikut:

doa bagi orang yang mengenakan pakaian baru

#1 tublii wa yukhlifullahu ta’alaa

“Kenakanlah sampai lusuh, semoga Allah ta’ala memberikan gantinya kepadamu”

Doa di atas berdasarkan hadits dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, bahwasanya Abu Nushroh berkata “Para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam ketika melihat salah satu sahabat yang lainnya mau mengenakan pakaian baru, mereka mengucapkan doa seperti di atas.

atau kita juga bisa membaca doa di bawah ini.

#2 ilbas jadiidan wa ‘isy hamiidan wa mut syahiidan

Doa di atas berdasarkan dalil dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam, yang berbunyi:

Telah menceritakan kepada kami (Al Husain bin Mahdi) Telah menceritakan kepada kami (Abdurrazaq) Telah memberitakan kepada kami (Ma’mar) dari (Az Zuhri) dari (Salim) dari (Ibnu Umar).

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Umar mengenakan pakaian putih, maka beliau pun bertanya, “Apakah pakaianmu ini habis di cuci atau benar-benar baru?” dia menjawab, “Tidak, akan tetapi bajuku habis di cuci.” Beliau bersabda:

ilbas jadiidan wa ‘isy hamiidan wa mut syahiidan
(Pakailah baju baru dan hiduplah dengan terhormat serta matilah sebagai syahid)

Allahu Akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.

Dalam islam kita diajarkan untuk saling mendoakan kebaikan sesama muslim, begitu pula ketika kita mendapai saudara kita yang hendak mengenakan pakaian barunya. Doa yang kita ucapkan menjadi kebaikan bagi saudara kita yang mengenakan pakaian baru, dan menjadi sebuah ibadah yang berpahala bagi kita.

Doa Melepaskan Pakaian

doa melepaskan pakaian

bismillahilladzii laa ilaaha illa hu

“Dengan menyebut nama Allah tiada berhak desembah selain Dia”

Buakan hanya membaca doa ini ketika melepas pakaian saja, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam juga mengajarkan doa ini baik ketika hendak mandi, tidur dan lainnya.

Kita juga bisa membaca ‘bismillah’ saja karena perkataan ini merupaka hal yang harus ada ketika kita mau melakukan perbuatan baik, dan tentunya membaca ‘Alhamdulillah’ ketika kita selesai mengerjakannya.

Adab-adab dalam berpakaian

pakaian menurut syariat islam
Source: BHS

Selain doa yang sudah Rasul ajarkan, kita juga diperintahkan untuk menjaga adab-adab dalam berpakaian.

Mengunakan pakaian yang halal

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Hadist Rasulullah shallallohu ‘alaihi wa salam, diriwayatkam oleh Muslim dalam hadits ke-1015 bahwasanya:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam menceritakan seorang laki-laki yang telah menempuh perjalana yang panjang, samapi rambutnya itu kusut dan berdebu. Ia pun menengadahkan tangannya ke langit dan berkata ‘Wahai Rabb-ku, wahai Rabb-ku…, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia deberi makan dari yang haram. Bagaimana mungkin doanya akan terkabul??’.”

Kita tahu bahwasanya ketika seorang dalam keadaan musafir, keadaan itu merupakan keadaan yang mustajab untuk berdoa. Tapi karena pakaian yang ia pakai dari yang haram, maka doa di waktu yang mustajab itu tidak dikabulkan.

Tidak menyerupai Lawan jenis

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam melaknat seseorang yang seseorang laki-laki yang menyerupai merempuan atau sebaliknya. Sebagaimana dalam hadits,

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ، وَالمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

Dari Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam melakanat lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai lelaki.” [H.R Bukhori hadits no.159]

Hadits yang menjelaskan ancaman bagi laki-laki yang berpenampilan seperti perempuan, hal itu juga menjelaskan tentang tidak bolehnya berpakaian yang menyerupai lawan jenis.

Menutup Aurat

Perintah tentang adab berpakaian salah satunya ialah menutup aurat, dan hal ini merupakan dasar dari pakaian yang kita pakai sekarang ini dikatakan sesuai dengan hukum islam.

Aurat bagi laki laki adalah bagian pusar hingga bagian lutut, sedangkan aurat bagi perempuan adalah seluruh badan keduali dua telapak tangan dan wajah.

Tidak Ketat dan Tidak Transparan

Pakaian yang kita pakai tidak boleh ketat dan transparan, karena merupakan hal yang memperlihatkan bentuk tubuh, dan ini dilarang oleh islam.

Allah subhanahu wa ta’ala telah mempersiapkan neraka dan memperlihatkan hukuman bagi orang-orang yang berbuat seperti itu. Bahkan mereka tidak akan mendapatkan wanginya surga, apalagi dimasukan kedalam surga. Hal ini sebagaimana dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam:

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu:

”Dua (jenis manusia) dari ahli neraka yang aku belum melihatnya sekarang yaitu;
kaum yang membawa cemeti-cemeti seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya.
dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggak lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang condong.
Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi surga itu telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.

Terimakasih, semoga bermanfaat bagi saudara-saudara muslimku sekalian,  😄 😄 😄

Wasalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: