Pengertian Fungsi CD ROM dan DVD ROM

Pengertian CD-ROM dan DVD-ROM – Secara garis besar mungkin kita tahu bahwasanya CD/DVD merupakan media yang digunakan pada laptop, PC, dan perangkat lainnya. Dengan penyimpanan CD/DVD kita bisa menonton film, bermain game, mendengarkan musik, dan lainnya.

Disini saya akan pemperjelas secara detail mengenai pengertian, fungsi, kelebihan dan perbedaan dari CD-ROM dan DVD-ROM.

Pengertian CD-ROM

Pengertian CD-ROM dan DVD-ROM
(Pengertian CD-ROM dan DVD-ROM)

CD-ROM (Compact Disc Read-Only Memory) adalah media yang digunakan untuk membaca sebuah CD, yang hanya bisa “membaca saja”.

CD-ROM memiliki dua tipe, yaitu:

  1. tipe ATA/IDE yaitu jenis CD-ROM yang memiliki kecepatan membaca data mulai dari 100 hingga 133 Mbps.
  2. tipe SCSI yaitu jenis CD-ROM yang memiliki kecepatan membaca data hingga 150 Mbps, bahkan lebih.

Jadi fungsi utama dari CD-ROM adalah media CD untuk membaca data yang tersimpan dalam CD  dengan kecepatan transfer tertentu.

Sejarah CD-ROM – pertama kali ditemukan pada tahun 1983, yang digunakan sebagai Digital Audio Compact Disc, pada umumnya CD-ROM terbuat dari resin (polycarbonate) yang dilapisi alumunium. Sejak saat itu teknologi optikal disc semakin berkembang hingga saat ini masih digunakan.

Fungsi CD-ROM

Pengertian dan Fungsi CD-ROM dan DVD-ROM

Berikut fungsi dari CD-ROM, diantaranya:

  1. Fungsi utama dari CD-ROM adalah untuk membaca data pada CD dan melakukan burning ke CD.
  2. CD-ROM juga sebagai alat penyimpan data yang menggunakan sebuah piringan CD dan kita bisa menampilkan data tersebut di perangkat lain.
  3. CD-ROM juga merupakan salah satu media data yang digunakan dalam perangkat komputer.
  4. Sebagai media untuk melakukan instalasi operasi sistem.
  5. media untuk data game.
  6. menyimpan software-software.
  7. sebagai media untuk melakukan booting jika sistem tidak mau berjalan.

Macam Macam CD (Compact Disc)

Pengertian CD-ROM dan DVD-ROM

CD (compact disc) yang ada hingga sekarang, bisa menyimpan data dengan dua macam cara, yaitu:

1. CD-ROM (Compact Disc Read-Only Memory)

Merupakan compact disc yang sudah dijelaskan diatas.

2. CD-R (Compact Disc Recordable),

CD-R adalah jenis CD yang bisa membaca data yang ada didalam CD tersebut sekaligus bisa me-record sekali.

Pada umumnya CD-R terbuat dari polikarbonat yang bisa menyimpan data pada satu kepingan hingga 700mb dan bisa betahan 1 hingga 3 tahun.

Jadi, ketika kita melakukan burning CD-R dan mengisi data untuk bisa direkam dan dibaca pada perangkat lain, kita hanya bisa mengisi data satu kali, seterusnya kita tidak bisa memasukkan data lagi dan hanya bisa di baca saja.

3. CD-RW (Compact Disc Re-Writable)

CD RW adalah jenis CD yang merupakan pengembangan dari CD-R yang memiliki kelebihan bisa mengubah, menambah, mengganti, bahkan menghapus data dalan CD tersebut.

Pengguna bisa mengedit data berkali-kali hingga 1000 kali pengeditan, sesuai keperluan yang kita butuhkan.

CD-RW biasanya terbuat dari bahan-bahan logam yaitu perpaduan antara perak, antimon, indium, dan telurrium pada lapisannya.

Kecepatan yang dimiliki CD-RW juga bervariasi dan yang tercepat hingga saat ini adalah 52X48X36 atau bisa kita jabarkan dengan:

  1. kecepatan membacanya (read) sekitar 52 kali,
  2. kecepatan menulisnya (write) sekitar 48 kali,
  3. kecepatan rewrite-nya sekitar 36 kali.

Perbedaan CD-R dan CD-RW

jika dilihat dari kepanjangan kedua CD ini, kita sudah bisa kita lihat sisi perbedaannya, yaitu CD-R (Recordable) sedangkan CD-RW (Re-Write).

Berikut beberapa perbedaan CD-R dan CD-RW, diantaranya:

  1. CD-R memiliki kemampuan hanya sebatas membaca data dari CD.
  2. CD-RW memiliki kemampuan membaca serta memungkinkan penggunanya untuk menulis pada piringan CD.
  3. CD-RW drive menggunakan sinar laser dalam menulis data informasi dari komputer untuk direkam di CD.
  4. CD-R tidak bisa menghapus data.
  5. CD-RW bisa menghapus dan menulis sampai 1000 kali.
  6. CD-RW juga biasanya digunakan untuk membuat CD audio atau data disk sebagai cadangan atau transfer file.

Pengetian DVD-ROM

DVD-ROM (Digital Versatile Disc – Read-Only Memory) adalah media untuk membaca data pada CD sama seperti CD-ROM, namun DVD-ROM memiliki kemampuan yang lebih baik.

Salah satu  kemampuan dari DVD-ROM yaitu membaca data yang memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar dan lebih baik dibandingkan dengan CD-ROM, kapasitasnya mulai dari 700 Mb hingga 4 Gb.

Fungsi DVD ROM adalah sama seperti CD-ROM karena keduanya sama-sama perangkat media CD yang digunakan untuk membaca data yang tersimpan pada CD.

Macam-macam DVD dilihat dari jenis penyimpanan yang digunakan ada dua jenis yaitu:

  1. DVD-R yaitu media penyimpanan data dengan sistem recordable.
  2. DVD-RW yaitu media penyimpanan disc dengan sistem Re-Write.

Perbedaan CD-ROM dan DVD-ROM

Meskipun CD-ROM dan CD-RW merupakan sama-sama media CD, namun keduanya memiliki perbedaan.

Kita bisa melihat perbedaan dari keduanya dari fungsinya yaitu CD-ROM hanya bisa membaca media penyimpanan CD-R atau CD-RW, sedangkan DVD-ROM mampu membaca media penyimpanan CD-R/RW dan DVD-R/RW.

Kecepatan dari CD-ROM dan DVD-ROM juga berbeda, dimana DVD-ROM memiliki kecepatan putarannya sekitar (1,32 MiB/s) sedangkan CD-ROM memiliki kecepatan sekitar (150 KiB/s).

Kelebihan dan Kekurangan Kaset CD-ROM dan DVD-ROM

 

Karena sekarang teknologi komputer semakin maju, dan tentunya media penyimpanan yang semakin canggih mulai dari flashdisk, harddisk eksternal, microSD, bahkan penyimpanan awan.

Jika kita menggunakan CD/DVD untuk menyimpan data maka tentunya masih lebih baik jika kita menggunakan media penyimpanan lain seperti yang disebutkan di atas.

Meskipun begitu, media CD/DVD juga masih digunakan dan bisa kita lihat hingga saat ini, karena beberapa kelebihan atau keunggulan dari CD/DVD tersebut.

Berikut kelebihan dan kekurangan CD-ROM/DVD-ROM

Kelebihan CD-ROM/DVD-ROM

  • Kapasitasanan informasi yang kecil dibandingkan media penyimpanan lainnya, namun tetap efisien.
  • Biaya yang murah
  • Aman yaitu minimnya terserang virus
  • Disk optik dapat dengan mudah di pindah-pindah

Kekurangan CD-ROM/DVD-ROM

  1. Bentuk yang tidak praktis, berbeda dengan flashdisk.
  2. Tidak bisa digunakan untuk file-file besar yang ukurannya diatas 5 GB.
  3. mudah rusak dan patah

Cara Merawat CD-ROM/DVD-ROM

berikut adalah tips-tips agar CD-ROM/DVD-ROM agar tahan lama:

  1. jangan memasukan CD/DVD kedalam Driver dalam keadaan basah.
  2. hindari dari debu dan usahakan jangan terkena debu.
  3. bersihkan CD/DVD dari debu dengan kapas, tisu, atau kain halus lainnya, supaya tidak merusak optik dari CD/DVD tersebut.
  4. memberihkan CD/DVD driver secara rutin dengan CD cleaner.
  5. jangan membiasakan dalam menggunakan driver terlalu lama seperti terlalu lama menonton film, memutar musik atau audio terlalu lama. Kebiasaan ini akan merusak driver tersebut dan akan semakin lemah dalam membaca.
  6. menggunakan CD/DVD yang original seperti video/audio yang original, dan software asli, karena CD/DVD yang ori memiliki tingkat pembacaan yang tinggi.
  7. jangan sampai CD/DVD yang kita masukan kotor atau banyak goresannya.
  8. jangan sampai menyentuh optik CD/DVD karena bisa menurunkan kemampuan dalam pembacaannya.
  9. jangan meninggalkan CD/DVD dalam driver meskipun sudah tidak dipakai.

Cara Memasang CD/DVD ROM Dalam Casing Komputer

  1. membuka Casing kompuer
  2. mencopot penutup pada bagian depan atas casing, 
  3. Lalu masukan CD-ROM atau DVD-ROM melalui bagian depan casing (dari luar)
  4. Posisi yang benar adalah bagian yang memiliki konektor yang masuk ke bagian dalam casing.
  5. memasang kabel power dari power supply ke bagian belakang CD/DVD-ROM.
  6. Pasangkan kabel data ( kabel IDE ) dari CD/DVD-ROM ke motherboard.
  7. Bila sudah terpasang harddisk maka kabel IDE yang tersisa kemungkinan adalah satu yaitu Kabel IDE 1 ( kabel IDE 0 sudah digunakan harddisk )

Catatan: Ketika kita mau membalikkan antara CD/DVD ROM dengan Harddisk, sebenarnya tidak ada masalah, contohnya CD/DVD ROM menggunakan kabel IDE0 dan harddisk menggunakan kabel IDE 1.

Yang memdedakan dari keduanya adalah Primary (utama) dan Secondary (tambahan), jika kita menggabunggkan harddisk dengan CD/DVD ROM dengan satu kabel dan dimasukan ke IDE 0, maka harddisknya harus kita atur jumpernya ke master dan CD/DVD ROM ke slave, jika tidak begitu maka keduanya tidak akan terbaca.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menjadi wawasan kita dalam

Terimakasih

Wasalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Default image
Nabil Tedjamaja
Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: